Pembalap Indonesia Sean Gelael Tempati Podium Kedua di Le Mans 24 Hours 2024

Sean Gelael bersama tim WRT 31 mampu naik podium kedua pada Le Mans 24 Hours 2024.

oleh ThomasDiterbitkan 17 Juni 2024, 07:00 WIB
Sean Gelael Tempati Podium Kedua di Le Mans 24 Hours

Liputan6.com, Jakarta- Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pembalap Indonesia Sean Gelael. Putra Ricardo Gelael itu mampu finis di urutan kedua pada ajang Le Mans 24 Hours di Circuit de la Sharte, Prancis, yang berlangsung pada Sabtu (15/6/2024) hingga Minggu (16/6/2024).

Di Le Mans 24 Jam, Sean tampil bersama tim WRT 31 di kelas LMGT3, Sean melakukan perjuangan luar biasa khususnya pada akhir balapan. Start dari P15, lalu sempat terperosok di P20 di kelas LMGT3, trio Sean Gelael-Augusto Farfus-Darren Leung di tengah lintasan kering dan basah, terang dan gelap, menaikkan posisi mereka hingga finis di posisi dua.

Farfus yang dipercaya menjadi starting driver WRT 31, Team yang merupakan Global Partner Pertamax Turbo. Dan karena diprogramkan hanya berada di trek untuk selama satu stint, pembalap Brasil ini tak terlalu ngotot terutama dalam pemakaian ban. Bahkan posisinya sempat turun ke P20 sebelum kembali ke P16 dan menyerahkan kendali ke Leung.

Leung di trek selama tiga stint dan posisi lomba masih pada kisaran P15 hingga P17. Ganti lagi ke Farfus dan posisi naik hingga ke P9, bahkan P7 memanfaatkan situasi pebalap lain saat pit stop. Kendali WRT 31 kembali pindah ke Leung, di mana dalam rencana adalah tiga stint bersama mobil BMW M4 LMGT3.

Namun karena kemudian ada insiden Dries Vanthoor (BMW Hypercar #15) yang menyebabkan Safety Car (SC) masuk ke trek untuk perbaikan pagar pengaman sehingga membutuhkan waktu lama, Leung dipertahankan ada di trek hingga jatah mengemudinya sebagai pembalap Bronze mendekati keharusan enam jam. Ketika SC keluar, Leung masih mengemudi walau tidak terlalu lama.

Menariknya, saat balapan kembali normal dan lintasan bervariasi sebagian basah dan sebagian kering justru Leung punya kecepatan bagus. Pembalap Inggris ini mampu ada di P8 dan menghabiskan jatah balapannya pada posisi 11 sebelum diserahkan ke Sean. Di tengah proses ini, pembalap Team WRT 46 Ahmad Al Harty tergelincir, menabrak tembok, dan berhenti dari balapan.

Lanjut Baca:

Saat Sean berada di trek, barulah perburuan posisi dimulai. Dia naik ke P8, lalu P7, terus P6, dan akhirnya P5 setelah melalui tiga stint sebelum menyerahkan kemudi ke Farfus. Saat Farfus turun gunung ini SC kembali harus menetralisir lomba karena hujan turun sangat deras dan langit gelap lantaran masih dini hari. Saat itu pebalap Cadillac nomor 311, Jack Aitken, tergelincir. Karena hujan tak kunjung reda SC berada lama di trek yakni selama 3 jam 26 menit. Di sela SC itulah WRT 31 kembali menugaskan Sean tampil menggantikan Farfus yang ada di P5 dan di bawah langit yang sudah terang. Sean tak butuh waktu lama menyusul Timur Boguslavskiy (Akkodis ASP Team 78) dan Hiroshi Hamaguchi (United Autosports 95) sehingga ada di P3. Kondisi lomba yang dipengaruhi pit stop dan lintasan kemudian sempat membuat posisi Sean turun-naik, sempat turun ke P6 lalu kemudian balik lagi ke P3. Saat itu yang menguasai lomba adalah mobil nomor 92 (Manthey PureRxcing) dan 91 (Manthey EMA), di mana keduanya memakai mobil Porsche 911 GT3 R LMGT3. Sebuah kerusakan teknis memaksa mobil nomor 92 masuk pit dan kehilangan banyak waktu yang secara drastis menurunkan posisi lomba mereka ke luar 10 Besar. Sean akhirnya naik ke P2 di bawah pembalap mobil 91.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya