Sebagai organisasi sepakbola terbesar di Eropa, UEFA semakin tegas memerangi aksi rasisme. Salah satu buktinya mereka melalui keterangan Gianni Infantino selaku sekjen mewacanakan untuk menghukum sang pelaku rasisme dengan memberikan skorsing atau larangan tampil sebanyak 10 pertandingan.
"Rasisme masih menjadi momok bagi para pemain. Kami harus menerapkan sanksi. Apa yang kami usulkan adalah bahwa jika ada pemain atau pejabat yang melakukan tindakan rasis, maka mereka akan dihukum (skorsing) selama 10 pertandingan," katanya dalam acara Soccerex yang diadakan di kota Manchester baru-baru ini.
"Jika ada suporter klub yang melakukan kesalahan sama, maka akan ada penutupan stadion. Jika mereka tetap melanggar, akan ada penutupan stadion ditambah denda minimal 50 ribu euro atau 42,7 ribu poundsterling," tambahnya. Nilai sanksi tersebut jika dirupiahkan setara dengan 633 juta rupiah.
Apabila usulan tersebut disetujui semua pihak, maka peraturan itu akan mulai diberlakukan pada Juli mendatang.
Dalam beberapa waktu terakhir, UEFA memang sudah menindak tegas beberapa pelaku kasus rasisme. Untuk pemain, UEFA sudah memberi hukuman, seperti contoh John Terry dan Luis Suarez. Untuk suporter klub, UEFA sudah pernah juga menghukum Laziale, julukan fans Lazio. Yang terbaru, UEFA memberikan hukuman untuk Dynamo Kiev yang suporternya terbukti bertindak rasis saat melakoni laga di kualifikasi Liga Champions Grup A melawan Paris Saint-Germain, Rabu (21/11/12) silam dan saat bertemu Bordeoux di ajang Piala Europa, Kamis (14/2/13) lalu. (Vin)
"Rasisme masih menjadi momok bagi para pemain. Kami harus menerapkan sanksi. Apa yang kami usulkan adalah bahwa jika ada pemain atau pejabat yang melakukan tindakan rasis, maka mereka akan dihukum (skorsing) selama 10 pertandingan," katanya dalam acara Soccerex yang diadakan di kota Manchester baru-baru ini.
"Jika ada suporter klub yang melakukan kesalahan sama, maka akan ada penutupan stadion. Jika mereka tetap melanggar, akan ada penutupan stadion ditambah denda minimal 50 ribu euro atau 42,7 ribu poundsterling," tambahnya. Nilai sanksi tersebut jika dirupiahkan setara dengan 633 juta rupiah.
Apabila usulan tersebut disetujui semua pihak, maka peraturan itu akan mulai diberlakukan pada Juli mendatang.
Dalam beberapa waktu terakhir, UEFA memang sudah menindak tegas beberapa pelaku kasus rasisme. Untuk pemain, UEFA sudah memberi hukuman, seperti contoh John Terry dan Luis Suarez. Untuk suporter klub, UEFA sudah pernah juga menghukum Laziale, julukan fans Lazio. Yang terbaru, UEFA memberikan hukuman untuk Dynamo Kiev yang suporternya terbukti bertindak rasis saat melakoni laga di kualifikasi Liga Champions Grup A melawan Paris Saint-Germain, Rabu (21/11/12) silam dan saat bertemu Bordeoux di ajang Piala Europa, Kamis (14/2/13) lalu. (Vin)