Sungguh mewah rumah rumah Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah. 'Istana' yang dikabarkan dibangun dengan harga Rp 16 miliar itu ternyata belum termasuk untuk desain interior yang nilainya mencapai Rp 5,9 miliar. Total harganya mencapai Rp 22 miliar.
Angka mencengangkan ini pun dikecam warga Banten. Apalagi selama rumah dinas dibangun, Ratu Atut tinggal di rumah pribadinya yang itu disewa dan dibayar dengan menggunakan dana APBD senilai Rp 250 juta rupiah per tahun.
Ketua Tim Kajian Indenpenden Banten Dimas Koesuma mengatakan, pembangunan rumah dinas semahal itu termasuk pemborosan.
Kendati dibangun dengan harga mahal, namun sudah banyak terlihat plafon rumah yang jebol dan hancur. Dan setelah selesai dibangun tahun 2012 lalu, Ratu Atut juga belum menempati rumah dinas tersebut. (Ali)
Angka mencengangkan ini pun dikecam warga Banten. Apalagi selama rumah dinas dibangun, Ratu Atut tinggal di rumah pribadinya yang itu disewa dan dibayar dengan menggunakan dana APBD senilai Rp 250 juta rupiah per tahun.
Ketua Tim Kajian Indenpenden Banten Dimas Koesuma mengatakan, pembangunan rumah dinas semahal itu termasuk pemborosan.
Kendati dibangun dengan harga mahal, namun sudah banyak terlihat plafon rumah yang jebol dan hancur. Dan setelah selesai dibangun tahun 2012 lalu, Ratu Atut juga belum menempati rumah dinas tersebut. (Ali)