PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI), perusahaan jasa transportasi induk usaha Taksi Express, mengakuisisi PT Ekspres Mulia Kencana (EMK) dalam rangka perluasan ekspansi bisnis. Perusahaan menggelontorkan dana hingga Rp 67 miliar untuk akuisisi ini.
"Akuisisi EMK sejalan dengan strategi ekspansi Express Group di 2013 yang tercantum dalam prospektus, yaitu berupa penambahan sebanyak 2 ribu unit kendaraan taksi reguler baru," ujar Sekretaris Perusahaan Express Group Merry Anggraini, Senin (8/4/2013).
Dia menjelaskan, akuisisi Express Mulia Kencana merupakan transaksi yang tidak material karena nilai transaksi tidak melebihi 20% dari total ekuitas Express Group.
Ekspress Mulia Kencana merupakan anak perusahaan dari PT Ekspres Transportasi Antarbenua. Perusahaan ini tidak terafiliasi dengan Express Group.
Adapun Express Group dikendalikan Taipan Peter Sondakh melalui usahanya Grup Rajawali Corpora.
PT Express Transindo Utama meraih pertumbuhan pendapatan sebesar 53,94% menjadi Rp 520,86 miliar di 2012. Sepanjang 2011, emiten operator taksi ini membukukan pendapatan sebesar Rp 338,36 miliar.
Laba bersih sepanjang 2012 mencapai Rp 79,36 miliar, naik 31,83% dibandingkan dengan kinerja 2011 sebesar Rp 60,2 miliar. Pendapatan perusahaan menopang kenaikan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar 34,26% menjadi Rp 79,99 miliar alias membaik dibandingkan capaian 2011 yang sebesar Rp 59,78 miliar.
Sementara, Express Group menargetkan peningkatan pendapatan di tahun 2013 sekitar 30% dan peningkatan keuntungan bersih sekitar 65%.
"Express Group menargetkan untuk mengoperasikan lebih dari 10 ribu unit kendaraan taksi reguler pada tahun ini. Dalam dua sampai tiga tahun ke depan, Express Group berencana untuk mengoperasikan 15 ribu kendaraan taksi reguler," tutur dia. (Nur)
"Akuisisi EMK sejalan dengan strategi ekspansi Express Group di 2013 yang tercantum dalam prospektus, yaitu berupa penambahan sebanyak 2 ribu unit kendaraan taksi reguler baru," ujar Sekretaris Perusahaan Express Group Merry Anggraini, Senin (8/4/2013).
Dia menjelaskan, akuisisi Express Mulia Kencana merupakan transaksi yang tidak material karena nilai transaksi tidak melebihi 20% dari total ekuitas Express Group.
Ekspress Mulia Kencana merupakan anak perusahaan dari PT Ekspres Transportasi Antarbenua. Perusahaan ini tidak terafiliasi dengan Express Group.
Adapun Express Group dikendalikan Taipan Peter Sondakh melalui usahanya Grup Rajawali Corpora.
PT Express Transindo Utama meraih pertumbuhan pendapatan sebesar 53,94% menjadi Rp 520,86 miliar di 2012. Sepanjang 2011, emiten operator taksi ini membukukan pendapatan sebesar Rp 338,36 miliar.
Laba bersih sepanjang 2012 mencapai Rp 79,36 miliar, naik 31,83% dibandingkan dengan kinerja 2011 sebesar Rp 60,2 miliar. Pendapatan perusahaan menopang kenaikan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar 34,26% menjadi Rp 79,99 miliar alias membaik dibandingkan capaian 2011 yang sebesar Rp 59,78 miliar.
Sementara, Express Group menargetkan peningkatan pendapatan di tahun 2013 sekitar 30% dan peningkatan keuntungan bersih sekitar 65%.
"Express Group menargetkan untuk mengoperasikan lebih dari 10 ribu unit kendaraan taksi reguler pada tahun ini. Dalam dua sampai tiga tahun ke depan, Express Group berencana untuk mengoperasikan 15 ribu kendaraan taksi reguler," tutur dia. (Nur)