BEJ Tak Memenuhi Target Nilai Transaksi Harian

Nilai transaksi harian perdagangan saham di BEJ hingga April 2003 mengalami penurunan sekitar 40 persen. Penurunan ini mengindikasikan berkurangnya modal yang diinvestasikan di BEJ.

oleh Liputan6Diterbitkan 29 Mei 2003, 07:39 WIB
Liputan6.com, Jakarta: Nilai rata-rata harian transaksi perdagangan saham di Bursa Efek Jakarta hingga April 2003 mengalami penurunan sekitar 40 persen. Karenanya, BEJ tak dapat mencapai target perdagangan saham sebesar Rp 600 miliar per hari. Ini disampaikan Direktur Utama BEJ Erry Firmansyah dalam Rapat Umum Pemegang Saham BEJ di Jakarta, Rabu (28/5).

Menurut Erry, nilai rata-rata harian transaksi perdagangan saham di BEJ hingga April ini hanya mencapai Rp 303 miliar, sementara tahun silam sekitar Rp 493 miliar. Padahal, untuk menutupi biaya operasional, BEJ harus mencapai target rata-rata harian transaksi perdagangan saham sekitar Rp 600 miliar per hari.

Ia menilai, penurunan nilai rata-rata harian mengindikasikan berkurangnya modal yang diinvestasikan di BEJ. Ini disebabkan oleh faktor eksternal seperti situasi politik, ekonomi, dan keamanan dalam negeri. Tapi, bila dibanding dengan Bursa Efek Malaysia dan Thailand yang mengalami penurunan nilai transaksi harian sekitar 50 persen, yang terjadi di BEJ masih lebih baik.

Kendati mengalami penurunan, tambah Erry, BEJ tetap membukukan keuntungan sebesar Rp 950 juta untuk empat bulan pertama tahun ini. Untuk itu, target nilai rata-rata harian transaksi perdagangan saham baru akan direvisi pada akhir semester pertama bila performance BEJ belum membaik.(PIN/Tim Liputan 6 SCTV)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya