FKUB: Sudah Diajak Dialog, Ahmadiyah Tak Pernah Hadir

"Kami sudah coba undang untuk berdialog, sejak ditetapkan peraturan. Tapi, mereka tak pernah datang," kata Ketua FKUB Kota Bekasi Abdul Manan

oleh Ahmad Romadoni Diterbitkan 05 April 2013, 17:59 WIB
Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) bersama jajaran Pemerintah Kota Bekasi sudah berusaha mengadakan dialog dengan jamaah Ahmadiyah di Jatibening, Bekasi. Namun, jamaah itu tak pernah hadir.

"Kami sudah coba undang untuk berdialog, sejak ditetapkan peraturan. Tapi, mereka tak pernah datang," kata Ketua FKUB Kota Bekasi Abdul Manan di Bekasi, Jumat (5/4/2013).

Manan menuturkan, keputusan untuk menyegel Masjid Al Misbah milik jamaah Ahmadiyah sudah melalui prosedur yang berlaku. Aturan itu sudah berdasar pada SKB 3 menteri, Peraturan Wali Kota Nomor 40 Tahun 2011, dan Peraturan Gubernur  Jawa Barat Nomor 12 Tahun 2011 yang menyatakan larangan segala bentuk kegiatan Ahmadiyah.

"Kami juga sudah mendiskusikan ini pada seluruh elemen musyawarah pimpinan daerah (Muspida) Kota Bekasi. Semua sepakat untuk menyegel tempat ini," tambahnya.

Manan menolak jika keputusan ini untuk memusuhi Ahmadiyah. Hal ini dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat. "Bukannya kami melarang beribadah, kami hanya menjaga agar kegiatan tidak mengarah ke Ahmadiyah. Beribadah di masjid lain kan bisa," jelas dia.

Menurut Manan, jamaah Ahmadiyah dapat mendatangi pemkot setempat jika ingin menuntut terkait keputusan itu."Langung datang saja ke Pemkot kalau mau komplain," tandasnya.

Masjid Al Misbah milik jamaah Ahmadiyah di Jalan Pangrango Terusan RT 01/09 sebelumnya disegel oleh Pemkot Bekasi. Satpol PP menutup semua pintu di masjid menggunakan seng.(Ali)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya