Liputan6.com, Jakarta Di tengah dominasi film Indonesia, Fast Charlie yang dibintangi Pierce Brosnan mengintai sebagai salah satu barang impor siap tayang di bioskop. Film ini diangkat dari buku Gun Monkey karya Victor Gischler.
Pierce Brosnan adu akting dengan bintang Deadpool Morena Baccarin hingga James Caan, yang meninggal pada 2022. Fast Charlie film terakhir James Caan, yang meraih nominasi Oscar Pemeran Pendukung Pria Terbaik dalam The Godfather.
Advertisement
Film Fast Charlie digarap Phillip Noyce yang pernah mengarahkan Harrison Ford di Clear and Present Danger hingga Angelina Jolie dalam Salt. Menilik rekam jejak sang sineas, setidaknya kita bisa berharap lebih pada film ini.
Berikut resensi film Fast Charlie. Sebagai informasi, Fast Charlie premiere di Mill Valley Film Festival tahun lalu. Ia tayang di bioskop dengan jumlah layar terbatas dan tersedia dalam video on demand. Pilihan kini di tangan Anda.
Charlie Bersumpah Menuntut Balas
Dunia Fast Charlie terbilang sempit. Kisahnya bermula ketika Stan Mullen (James Caan) mengutus Charlie Swift (Pierce Brosnan) menghabisi pria bernama Rollo. Demi menjalankan misi ini, ia berpartner dengan Blade (Brennan Keel Cook).
Meski eksekusinya rada kacau, target berhasil dihabisi. Kematian Rollo hanya kata pengantar menuju masalah sebenarnya. Seorang ketua gangster, Beggar (Gbenga Akinnagbe) titip salam kepada Stan via Charlie, mengaku ingin “sowan.” Permintaan ini ditolak Stan.
Beberapa hari setelahnya, Charlie mendapati Stan dan seluruh anak buahnya tewas. Kecurigaan mengarah ke Beggar. Charlie bersumpah menuntut balas. Aksi balas dendam ini melibatkan mantan istri Rollo, Marcie Kramer (Morena Baccarin).
Buat Yang Berharap Sarat Ledakan
Genre aksi jelas bukan barang baru bagi Pierce Brosnan. Setelah menjadi James Bond dalam Golden Eye, Tomorrow Never Dies, The World Is Not Enough, dan Die Another Day, ia menjajal beragam genre dari musikal Mamamia!, Final Score hingga Black Adam.
Kini, ia beraksi lagi dalam Fast Charlie. Bagi yang mengharapkan adegan sarat ledakan dan koreografi memukau mungkin kecewa. Pierce Brosnan tak lagi muda. Saat syuting usianya jelang kepala 7. Sejumlah adegan aksi mesti disesuaikan dengan fisik aktor utama.