Liputan6.com, Jakarta- Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim gebyar BNI 2023 berhadiah mobil dan motor, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 18 Januari 2024.
Klaim gebyar BNI 2023 berhadiah mobil dan motor berupa tulisan sebagai berikut.
Advertisement
"๐๐๐ฝ๐๐ผ๐ ๐ฝ๐๐ 2024๐๐๐ช๐จ๐ช๐จ ๐๐๐จ๐๐๐๐ ๐ฝ๐๐ฃ๐ ๐ฝ๐๐
๐๐ฎ๐ค ๐๐ช๐ง๐ช๐๐ฃ ๐๐๐๐ฉ๐๐ง ๐๐๐๐ง ๐ ๐๐ข๐ช ๐๐๐ง๐ ๐๐จ๐๐ข๐ฅ๐๐ฉ๐๐ฃ ๐ข๐๐ฃ๐๐๐๐ ๐ฅ๐๐ข๐๐ฃ๐๐ฃ๐
๐๐ผ๐ฟ๐๐ผ๐ ๐๐๐ผ๐๐ผ
โข 1 ๐๐ค๐๐๐ก ๐๐๐จ๐ก๐ (๐๐ฃ๐ฉ๐ช๐ ๐๐๐๐ช๐ฃ๐๐๐ฃ ๐ฝ๐๐ ๐๐๐ง๐๐๐ฃ๐ฎ๐๐ )
โข 2 ๐๐ค๐๐๐ก ๐๐๐ก๐ช๐ญ ๐ฟ๐ช๐๐ก๐ ๐พ๐๐๐๐ฃ
โข 2 ๐๐ค๐๐๐ก ๐๐๐๐ฏ
โข 100 ๐๐ฃ๐๐ฉ ๐๐ค๐ฉ๐ค๐ง ๐๐ค๐ฃ๐๐ ๐๐พ๐-160"
Dalam unggahan tersebut menyertakan tautan "https://gebyar2024.info/Undian/?fbclid=IwAR01GNInSo2WG8yVtvQ0gv84mu1iusMzRtcuDcIX4kj4x1jQFYLfzV59uY4" untuk mengarahkan pada halaman situs yang meminta pengaksesnya untuk mengisi sejumlah identitas.
Benarkah klaim gebyar BNI 2023 berhadiah mobil dan motor? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.
Penelusuran Fakta
Cek Fakta Liputan6.comย menelusuri klaim gebyar BNI 2023 berhadiah mobil dan motor, penelusuran mengarah pada akun Instagram resmi BNI Kantor Cabang Medan @bnimedan, salah satu unggahan akun Instagram tersebut, pada 8 Januari 2024 mengulas tentang maraknya penipuan program berhadiah mengatasnamakan BNI.
Modus penipuan ini meminta calon korban untuk mengisi nomor telepon, nomor kartu, hingga kode CVV yang ada di website palus dengan iming-iming hadiah menarik.
Unggahan tersebut diberi keterangan sebagai berikut.
"BNI meminta masyarakat untuk waspada terhadap segala bentuk penipuan program undian berhadiah yang marak di media sosial belakangan ini. Terbaru, penipuan program undian berhadiah mengatasnamakan BNI banyak tersebar di media sosial dengan tagline โGebyar Undian Berhadiahโ. BNI memastikan, hal tersebut merupakan PENIPUAN.
Saat ini, BNI tidak ada program undian berhadiah. Adapun link resmi BNI yang dapat diakses untuk mengetahui program-program BNI adalah https://www.bni.co.id/id-id/beranda/promoacara/promoperbankan/articleid/21588.
Oknum yang tidak bertanggung jawab memanfaatkan program tersebut untuk mengelabui korban dengan cara membawa narasi program yang telah usai tersebut dan menyebarkan link palsu yang ditujukan untuk melakukan penipuan.
Secara teknik modus penipuan yang digunakan oleh pelaku kejahatan tersebut adalah dengan membuat akun palsu mengatasnamakan BNI di Facebook. Kemudian pelaku membuat postingan dengan narasi bahwa adanya gebyar hadiah dari BNI. Dari postingan tersebut, calon korban diarahkan untuk mengeklik website phishing.
Website phishing meminta calon korban untuk mengisi nomor handphone, kredensial kartu debit seperti nomor kartu, expired date, kode CVV, hingga total saldo di rekening. Kemudian diakhiri dengan form pengisian kode OTP. Hal ini dapat menyebabkan kerugian finansial bagi siapa saja yang mengisinya.
Tak jarang, akun palsu mengatasnamakan BNI membuat postingan dengan mengambil konten terbaru dari akun resmi BNI kemudian menyelipkan narasi adanya gebyar hadiah yang mengarah pada website phishing. Oleh karena itu, jika menerima informasi mencurigakan, hubungi BNI Call 1500046 ya BNI Hi-Movers."
Dalam akun Instagram resmi Bank Negara Indonesia @bni46, terdapat unggahan sebagai yang mengingatkan untuk kita mewaspadai akun media sosial yang mengatasnamakan PT Bank Negara Indonesia, akun Facebook resmi PT Bank Negara Indonesia adalah 'BNI'.
ย
Sumber:
https://www.instagram.com/p/C13z5U-vnXm/
https://www.instagram.com/bnimedan/p/C11I1NxLyNz/?img_index=2ย
Kesimpulan
Hasil penelusuranย Cek Fakta Liputan6.com, klaim gebyar BNI 2023 berhadiah mobil dan motor tidak benar.
BNI meminta masyarakat untuk waspada terhadap segala bentuk penipuan program undian berhadiah yang marak di media sosial belakangan ini. Terbaru, penipuan program undian berhadiah mengatasnamakan BNI banyak tersebar di media sosial dengan tagline โGebyar Undian Berhadiahโ. BNI memastikan, hal tersebut merupakan penipuan.
Tentang Cek Fakta Liputan6.com
Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanalย Cek Fakta Liputan6.comย pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.
Sejak 2 Juli 2018,ย Cek Fakta Liputan6.comย bergabung dalamย International Fact Checking Network (IFCN)ย dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatifย cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.
Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.
Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautanย berikut ini.