Gelandang Inter Milan Esteban Cambiasso menjadi sorotan setelah laga Derby d'Italia kontra Juventus. Pria Argentina itu menjadi pecundang saat Inter kalah 1-2 dengan mendapat kartu merah di akhir pertandingan.
Cambiasso dihadiahi kartu merah langsung oleh wasit Nicola Rizzoli karena melakukan pelanggaran brutal terhadap pemain Juve Sebastian Giovinco tepat saat peluit panjang ditiup.
Tekel keras Cambiasso membuat Giovinco terkapar. Para pemain Juve pun langsung menyerbu Cambiasso. Mantan pemain Real Madrid itu mencoba membela diri. Cambiasso mengaku sama sekali tak memiliki niatan untuk mencederai Giovinco.
"Sejarah saya berbicara bagi saya dan Juve juga langsung memahami bila itu sebuah kecelakaan," ujar Cambiasso kepada Inter Channel sesaat setelah laga berakhir.
Cambiasso juga mengaku telah meminta maaf kepada Giovinco. Bahkan setelah pertandingan langsung mengunjungi ruang ganti Juve.
"Saya pergi ke ruang ganti untuk melihat bagaimana keadaan Giovinco. Ia kolega dan saya tidak ingin menyebabkannya masalah. Saya tidak melihat itu terlalu buruk, meskipun sayangnya saya tiba terlambat untuk melakukan tekel itu. "
Cambiasso berharap kejadian ini tidak membuatnya memiliki citra buruk sebagai pemain yang ingin mencederai lawan. "Saya pikir apa yang saya telah lakukan di karierku membuat semua orang menyadari bila saya tidak ingin mematahkan engkel seseorang," imbuh Cambiasso.
Cambiasso dihadiahi kartu merah langsung oleh wasit Nicola Rizzoli karena melakukan pelanggaran brutal terhadap pemain Juve Sebastian Giovinco tepat saat peluit panjang ditiup.
Tekel keras Cambiasso membuat Giovinco terkapar. Para pemain Juve pun langsung menyerbu Cambiasso. Mantan pemain Real Madrid itu mencoba membela diri. Cambiasso mengaku sama sekali tak memiliki niatan untuk mencederai Giovinco.
"Sejarah saya berbicara bagi saya dan Juve juga langsung memahami bila itu sebuah kecelakaan," ujar Cambiasso kepada Inter Channel sesaat setelah laga berakhir.
Cambiasso juga mengaku telah meminta maaf kepada Giovinco. Bahkan setelah pertandingan langsung mengunjungi ruang ganti Juve.
"Saya pergi ke ruang ganti untuk melihat bagaimana keadaan Giovinco. Ia kolega dan saya tidak ingin menyebabkannya masalah. Saya tidak melihat itu terlalu buruk, meskipun sayangnya saya tiba terlambat untuk melakukan tekel itu. "
Cambiasso berharap kejadian ini tidak membuatnya memiliki citra buruk sebagai pemain yang ingin mencederai lawan. "Saya pikir apa yang saya telah lakukan di karierku membuat semua orang menyadari bila saya tidak ingin mematahkan engkel seseorang," imbuh Cambiasso.