Jerman Goreskan Berbagai Rekor usai Juara Piala Dunia U-17 2023

Jerman menaklukkan Prancis 4-3 (2-2) melalui adu penalti pada final Piala Dunia U-17 2023 di Stadion Manahan, Sabtu (2/12/2023). Sukses ini membantu mereka menggoreskan sejumlah rekor.

oleh Harley IkhsanDiperbarui 30 Desember 2023, 22:33 WIB
Selebrasi para pemain Timnas Jerman U-17 bersama pelatih Christian Wueck di podium dengan trofi juara setelah mengalahkan Timnas Prancis U-17 melalui adu penalti pada laga final Piala Dunia U-17 2023 di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (2/12/2023). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Liputan6.com, Jakarta - Jerman menaklukkan Prancis 4-3 (2-2) melalui adu penalti pada final Piala Dunia U-17 2023 di Stadion Manahan, Sabtu (2/12/2023). Sukses ini membantu mereka menggoreskan sejumlah rekor.

Yang pertama adalah koleksi titel. Jerman merebut gelar Piala Dunia U-17 untuk kali pertama sepanjang sejarah. Sebelumnya capaian terbaik mereka adalah menembus final edisi 1985.

Jerman menjadi negara ke-10, atau Eropa kelima, yang menguasai ajang tersebut. Mereka mengikuti jejak Nigeria (5), Brasil (4), Meksiko (2), Ghana (2), Prancis, Inggris, Swiss, Arab Saudi, dan Uni Soviet.

Paris Brunner dan kawan-kawan juga jadi tim pertama yang mengawinkan gelar Euro U-17 dan Piala Dunia U-17. Jerman juga menaklukkan Prancis pada laga puncak Euro U-17 2023 yang berlangsung Juni lalu.

Catatan lain di balik prestasi Jerman U-17 adalah kesuksesan melengkapi koleksi trofi ajang FIFA. Sebelumnya mereka merebut empat gelar Piala Dunia (1954, 1974, 1990, 2014) dan sekali memenangkan Piala Dunia U-20 (1981).

Jerman mengikuti jejak tiga negara yang komplet memiliki trofi ajang FIFA yakni Brasil, Prancis, dan Inggris.

Brasil menjuarai lima edisi Piala Dunia senior atau terbanyak dibanding yang lain. Selecao melakukannya pada 1958, 1962, 1970, 1994, dan 2002. Negeri Samba juga menguasai lima ajang Piala Dunia U-20, tepatnya pada 1983, 1985, 1993, 2003, dan 2011.

Sedangkan di Piala Dunia U-17, Brasil menempati podium tertinggi empat kali tahun 1997, 1999, 2003, dan 2019. Pada level ini mereka juga berada di posisi dua kolektor gelar terbanyak di bawah Nigeria (5).

Prancis menjuarai Piala Dunia pada 1998 dan 2018. Mereka juga memenangkan Piala Dunia U-20 (2013) dan Piala Dunia U-17 (2001) masing-masing sekali.

Sementara Inggris memiliki satu trofi di tiga ajang tersebut. Mereka berjaya di Piala Dunia 1966, Piala Dunia U-20 2017, dan Piala Dunia U-17 2017.


Jerman Bungkam Prancis di Final Piala Dunia U-17 2023

Pemain Timnas Jerman U-17, Paris Brunner (kanan) berhasil melewati seorang pemain Timnas Prancis U-17 pada laga final Piala Dunia U-17 2023 di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (2/12/2023). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Jerman dan Prancis tidak membuang waktu untuk menyerang lawan. Eric da Silva Moreira mengancam Prancis lewat penetrasinya di sisi kiri pertahanan. Sedangkan Ismail Bouneb jadi kreator serangan dalam usaha membongkar lini belakang Jerman pada partai puncak Piala Dunia U-17 2023.

Lanjut Baca:

Pada situasi bola mati, tercipta kemelut yang mengancam gawang Prancis. Kapten Jerman Noah Darvich lalu mencoba lewat jarak jauh tapi usahanya masih melambung. Prancis membalas melalui penetrasi Saimon Bouabre. Namun, tendangannya masih bisa dimentahkan kiper Konstantin Heide. Darvich kembali melepas tendangan. Bola muntah berbuah insiden yang dianalisa video assistant referee. Aymen Sadi ditemukan bersalah menekel Bilal Yalcinkaya. Wasit menunjuk titik 12 pas dan Paris Brunner menunaikan tugas sebagai algojo. Jerman U-17 unggul 1-0 pada menit ke-29. Prancis merespon dan coba langsung menyamakan kedudukan. Namun, Jerman juga tidak tinggal diam. Selanjutnya giliran Max Moerstedt yang menguji kiper Paul Argney. Lewat tendangan penjuru beruntun, Prancis hampir mencetak gol. Tapi, Konstantin Heide sigap mengantisipasi. Sementara usaha Yvan Titi masih melambung. Laga sempat dihentikan pada injury time dengan VAR memeriksa kemungkinan penalti. Beruntung bagi Prancis, Max Moerstedt sudah offside terlebih dahulu. Masih ada waktu bagi Paris Brunner dan Saimon Bouabre di masing-masing kubu. Namun tidak ada yang menghasilkan gol.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya