Emma Walton dan Timnya Dukung Era Indonesia Emas Melalui Indeks Kemahiran Bahasa Inggris

Membuka era keterampilan bahasa global serta pengaruh kompetensi dalam berbahasa inggris terhadap kinerja untuk era Indonesia Emas, Emma Walton dan timnya meluncurkan Indeks Kemahiran Bahasa Inggris EF 2023.

oleh Surya HadiansyahDiperbarui 30 November 2023, 16:16 WIB
Ilustrasi membaca buku, bahasa Inggris. (Photo by Rod Long on Unsplash)

Liputan6.com, Jakarta Posisi Indonesia saat ini perihal tingkat kemahiran bahasa Inggris ternyata masih di kategori rendah. Data yang ditunjukkan EF EPI 2023, Indonesia berada di peringkat 79 dari 113 negara. Dengan skor 469, Indonesia masih berpeluang dalam bersaing lebih baik di tingkat global.

Pasalnya, Indonesia kini dalam persiapan untuk mewujudkan visi Indonesia Emas. Mengidentifikasi kemampuan berbahasa Inggris sebagai salah satu kunci penting yang akan membawa bangsa ini menuju masa depan yang lebih cemerlang.

"Dengan Indeks Kemahiran Bahasa Inggris EF 2023, kami berharap memberikan pandangan yang komprehensif tentang kondisi kemahiran bahasa Inggris di seluruh dunia. Indonesia, meskipun di peringkat 79, menunjukkan tren positif yang menggembirakan," ujar Emma Walton, EF Director of Academic Affairs, belum lama ini.

Data menunjukkan bahwa Jawa menjadi wilayah dengan kecakapan tertinggi, sementara Papua menunjukkan kecakapan paling rendah. Jakarta dan Surabaya muncul sebagai kota dengan kecakapan bahasa Inggris paling tinggi.

Yunita, selaku Academic Operations Manager EF for Adults Indonesia, mengidentifikasi beberapa tantangan utama yang dihadapi Indonesia dalam meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris di seluruh lapisan masyarakat, termasuk akses pembelajaran yang belum merata serta kualitas pengajaran yang belum seimbang di berbagai daerah.

Dari situlah Emma Dalton dan timnya melalui EF Education First atau EF, lembaga pendidikan global terkemuka, mengumumkan peluncuran Indeks Kemahiran Bahasa Inggris EF 2023 (EF EPI 2023).

Indeks ini Memantau kemampuan bahasa global, EF EPI 2023 yang melibatkan 2,2 juta peserta tes dari 113 negara dan wilayah, memberikan pandangan mendalam tentang tingkat kemahiran bahasa Inggris di seluruh dunia.

 


Memantau Kemampuan Bahasa Global

Ilustrasi kata-kata dalam bahasa Inggris. (Photo by capnsnap on Unsplash)

Dari total peserta tes, sekitar 55 persen adalah perempuan, dengan rentang usia peserta antara 18 hingga 60 tahun, dan rata-rata usia 26 tahun. EF EPI 2023 adalah sebuah pencapaian signifikan dalam pemahaman global tentang kemampuan bahasa Inggris, memberikan wawasan yang dapat diandalkan untuk berbagai kepentingan.

EF Set, tes bahasa Inggris berstandar dunia pertama yang bersifat gratis, memainkan peran kunci dalam inisiatif ini. Dengan keyakinan bahwa tes berkualitas tidak harus mahal atau merepotkan, EF Set memungkinkan pengguna mengukur kemampuan bahasa Inggris mereka secara gratis, di mana saja, kapan saja, selama memiliki akses internet.

Lanjut Baca:

Hasil tes EF EPI telah diakui dan digunakan oleh sumber informasi terkemuka seperti New York Times, The Economist, dan World Economic Forum. LinkedIn juga mempercayai hasil EF EPI sebagai bukti yang dapat diverifikasi terkait tingkat kemampuan bahasa yang diakui oleh perusahaan. Lembaga pemerintah dan kementerian juga mempercayai EF untuk melakukan audit tingkat bahasa. Selain itu, EF EPI sering dikutip sebagai latar belakang dalam penelitian oleh para ahli di universitas terkemuka di seluruh dunia.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya