Top 3 Berita Bola: Kilau Liga Champions Berujung Vonis Degradasi

Berita tentang gemerlang Liga Champions berbuah vonis degradasi menjadi yang terpopuler di kanal Bola Liputan6.com dalam 24 jam terakhir.

oleh Bogi TriyadiDiterbitkan 30 November 2023, 11:00 WIB
bola ganjil (Liputan6.com/Abdillah)

Liputan6.com, Jakarta - Union Berlin melampaui ekspektasi pada beberapa musim terakhir. Setelah selamat degradasi di musim pertama setelah promosi ke Bundesliga, dengan menduduki peringkat 4 (2019/2020), mereka menerobos papan atas untuk terlibat persaingan tiket Eropa.

Puncaknya terjadi pada 2022/2023. Union Berlin sukses menduduki peringkat empat, hanya kalah dari Bayern Munchen, Borussia Dortmund, dan RB Leipzig. Capaian tersebut pun berbuah tempat di Liga Champions.

Sayang, prestasi tersebut memberi dampak lain bagi kinerja tim di kompetisi domestik. Union Berlin keteteran menghadapi ketatnya persaingan di dua kompetisi menantang.

Mereka baru mengoleksi dua kemenangan dari 11 pertandingan awal Bundesliga sehingga menempati posisi buncit klasemen. Union Berlin juga menempati urutan terbawah Grup C Liga Champions karena cuma memiliki satu poin.

Berita tentang gemerlang Liga Champions berbuah vonis degradasi menjadi yang terpopuler di kanal Bola Liputan6.com dalam 24 jam terakhir.

Berikut top 3 berita Bola:

 


1. Bola Ganjil: Gemerlap Liga Champions Berbuah Vonis Degradasi

Pemain Union Berlin, Paul Jaeckel, menutup wajahnya saat pemain Bayer Leverkusen merayakan kemenangan pada laga Bundesliga di Bay Arena, Minggu (12/11/2023). (AFP/Ina Fassbender)

Union Berlin melampaui ekspektasi pada beberapa musim terakhir. Setelah selamat degradasi pada kampanye pertama setelah promosi ke Bundesliga, dengan menduduki peringkat 4 (2019/2020), mereka menerobos papan atas untuk terlibat persaingan tiket Eropa.

Puncaknya terjadi pada 2022/2023. Union Berlin sukses menduduki peringkat empat, hanya kalah dari Bayern Munchen, Borussia Dortmund, dan RB Leipzig. Capaian tersebut pun berbuah tempat di Liga Champions.

Namun, prestasi tersebut memberi dampak lain bagi kinerja tim di ajang domestik. Union Berlin keteteran menghadapi ketatnya persaingan di dua kompetisi menantang. Mereka baru mengoleksi dua kemenangan dari 11 pertandingan awal Bundesliga sehingga menempati posisi buncit klasemen.

Union Berlin juga menempati urutan terbawah Grup C Liga Champions karena cuma memiliki satu poin. Performa tersebut pun memaksa manajemen mengambil langkah berat.

Baca selengkapnya di sini

 

 


2. Rio Ferdinand Sebut Kobbie Mainoo Sudah Geser Posisi Gelandang Senior Manchester United, Alasannya?

Gelandang Manchester United, Kobbie Mainoo (kiri), berduel dengan pemain Everton, Jack Harrison, pada pertandingan Liga Inggris 2023/2024 di Goodison Park, Minggu (26/11/2023). (AFP/Paul Ellis)

Gelandang muda Manchester United Kobbie Mainoo sudah membuka mata Erik Ten Hag dan fans saat tampil memukau di pertandingan melawan Everton akhir pekan kemarin. Dia tidak cetak gol, tapi tampil dengan solid di lini tengah MU.

Legenda Man Utd Rio Ferdinand bahkan menilai Kobbie Mainoo saat ini lebih pantas jadi starter ketimbang gelandang senior Sofyan Amrabat. Tampil 72 menit, Kobbie sudah cukup menunjukkan dirinya pantas dipilih Ten Hag ketimbang pemain lain.

Lanjut Baca:

Duel melawan Everton menjadi start pertama bagi Kobbie Mainoo di kariernya bersama Manchester United. Tak hanya Ferdinand, Ten Hag juga menilai Kobbie Mainoo sudah tampil matang di lini tengah. "Saya tak tahu bagaimana mereka memberi gelar pemain terbaik di liga lain. Baru 18 tahun, main di tengah, sangat jarang Anda melihat penampilan yang solid seperti itu," kata Ferdinand dalam Vibe with Five. Baca selengkapnya di sini.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya