Migran di NYC Antre Berjam-jam dalam Cuaca Dingin demi Tempat Tinggal

oleh Arny Christika PutriDiterbitkan 30 November 2023, 13:05 WIB
Ratusan migran menunggu berjam-jam dalam suhu beku NYC untuk mendapatkan tempat berlindung
Para migran NYC menunggu dalam kondisi dingin untuk mendapatkan tempat tinggal. Mereka mengatakan telah menunggu 12 hingga 15 jam setiap hari dalam antrean dan tidak selalu berhasil masuk sebelum lokasi tersebut ditutup pada penghujung hari.
Para migran menunggu dalam cuaca dingin saat mereka mencari perlindungan di luar Pusat Bantuan Migran di Sekolah Dasar St. Brigid, New York pada Rabu, 29 November 2023. (AP Photo/Andres Kudacki)
Para migran dikirim ke sebuah bekas sekolah di East Village untuk mengajukan permohonan kembali untuk mendapatkan tempat tinggal setelah masa 30 hari mereka di sistem penampungan kota New York berakhir. (AP Photo/Andres Kudacki)
Ratusan orang harus menunggu berjam-jam di tengah cuaca dingin dan berharap mendapatkan tempat tinggal. (AP Photo/Andres Kudacki)
Pada hari Senin, antrean di luar pusat pemrosesan migran di St Brigid School membentang di sepanjang 7th Street dan Avenue B. (AP Photo/Andres Kudacki)
Para migran membawa tas wol, ransel, dan tas berisi barang-barang mereka berusaha bertahan di tengah suhu yang sangat dingin di balik barikade polisi. (AP Photo/Andres Kudacki)
Beberapa hanya mengenakan hoodies dan tanpa sarung tangan. (AP Photo/Andres Kudacki)
Di luar St. Brigid, para migran mengatakan mereka telah menunggu 12 hingga 15 jam setiap hari dalam antrean dan tidak selalu berhasil masuk sebelum lokasi tersebut ditutup pada penghujung hari. (AP Photo/Andres Kudacki)
Beberapa pendatang baru mengatakan mereka tidur di jalan atau di taman terdekat, dan kembali mengantre keesokan harinya dengan harapan mendapat tempat berlindung. (AP Photo/Andres Kudacki)

Rekomendasi

POPULER

    Berita Terkini Selengkapnya