Apple dikabarkan membeli WifiSLAM, perusahaan yang menghadirkan layanan navigasi lokasi di dalam bangunan berbasis Wifi. Ini seperti menjadi indikasi bahwa aplikasi pemetaan yang sedang dikembangkan Apple akan meliputi navigasi yang tak hanya mengandalkan pemberian informasi jalan, tapi juga informasi ruangan di suatu bangunan.
Dilansir dari laman Wall Street Journal, Minggu (25/3/2013), seorang sumber yang mengetahui transaksi ini mengatakan Apple mengeluarkan dana hingga US$ 20 juta untuk membeli perusahaan yang berbasis di Silicon Valley itu. Apple membenarkan akan pembelian sebuah perusahaan, tapi sayang tidak bersedia merincinya.
Dalam jawabannya, Apple hanya mengatakan "membeli perusahaan teknologi yang lebih kecil dari waktu ke waktu". Apple tidak bersedia memberikan komentar lebih jauh tentang perusahaan yang dibeli dan rencana dengan pembelian itu.
WifiSLAM merupakan startup yang baru berusia dua tahun, dan telah mengembangkan lokasi pengguna ponsel di dalam bangunan dengan memanfaatkan sinyal Wifi. Perusahaan itu telah menawarkan teknologinya kepada pengembang aplikasi untuk layanan pemetaan indoor, retail, hingga media sosial.
Sebagai sebuah startup pemula, WifiSLAM tidak bisa dianggap enteng, karena memiliki sejumlah karyawan berkualitas. Salah satu pendirinya, Joseph Huang, tercatat pernah menjadi insinyur software di Google. Salah seorang pegawai Google, Don Dodge, juga tercatat sebagai salah satu investor di WifiSLAM.
Apple memang terus mengembangkan aplikasi pemetaan Apple Maps yang belum menghadirkan performa terbaik. Buruknya akurasi Apple Maps menjadikan Apple masih tergantung kepada Google Maps untuk menghadirkan aplikasi pemetaan di perangkat besutannya.
Saking buruknya kinerja Apple Maps, CEO Apple Tim Cook pun harus turun tangan dan meminta maaf kepada para pengguna layanan Apple Maps. (gal)
Dilansir dari laman Wall Street Journal, Minggu (25/3/2013), seorang sumber yang mengetahui transaksi ini mengatakan Apple mengeluarkan dana hingga US$ 20 juta untuk membeli perusahaan yang berbasis di Silicon Valley itu. Apple membenarkan akan pembelian sebuah perusahaan, tapi sayang tidak bersedia merincinya.
Dalam jawabannya, Apple hanya mengatakan "membeli perusahaan teknologi yang lebih kecil dari waktu ke waktu". Apple tidak bersedia memberikan komentar lebih jauh tentang perusahaan yang dibeli dan rencana dengan pembelian itu.
WifiSLAM merupakan startup yang baru berusia dua tahun, dan telah mengembangkan lokasi pengguna ponsel di dalam bangunan dengan memanfaatkan sinyal Wifi. Perusahaan itu telah menawarkan teknologinya kepada pengembang aplikasi untuk layanan pemetaan indoor, retail, hingga media sosial.
Sebagai sebuah startup pemula, WifiSLAM tidak bisa dianggap enteng, karena memiliki sejumlah karyawan berkualitas. Salah satu pendirinya, Joseph Huang, tercatat pernah menjadi insinyur software di Google. Salah seorang pegawai Google, Don Dodge, juga tercatat sebagai salah satu investor di WifiSLAM.
Apple memang terus mengembangkan aplikasi pemetaan Apple Maps yang belum menghadirkan performa terbaik. Buruknya akurasi Apple Maps menjadikan Apple masih tergantung kepada Google Maps untuk menghadirkan aplikasi pemetaan di perangkat besutannya.
Saking buruknya kinerja Apple Maps, CEO Apple Tim Cook pun harus turun tangan dan meminta maaf kepada para pengguna layanan Apple Maps. (gal)