Harga Emas Antam Naik Lagi di 24 Oktober 2023, Simak Rinciannya!

Harga emas hari ini yang dijual oleh PT Aneka Tambang Tbk atau biasa disebut dengan emas Antam naik Rp 2.000 pada perdagangan Selasa 24 Oktober 2023.

oleh Arthur GideonDiterbitkan 24 Oktober 2023, 09:15 WIB
Hari ini harga emas Antam dibanderol Rp 1.119.000 per gram, naik jika dibandingkan dengan harga emas Antam pada perdagangan Senin kemarin. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Harga emas hari ini yang dijual oleh PT Aneka Tambang Tbk atau biasa disebut dengan emas Antam naik Rp 2.000 pada perdagangan Selasa 24 Oktober 2023. Hari ini harga emas Antam dibanderol Rp 1.119.000 per gram.

Sedangkan untuk harga emas Antam hari ini untuk pembelian kembali atau harga emas Antam buyback naik lebih besar yaitu Rp 3.000 pada posisi harga Rp 1.008.000 per gram.

Harga buyback ini merupakan patokan bila Anda menjual emas, maka harga emas Antam akan dihargai Rp 1.008.000 per gram.

Saat ini, Antam menjual emas dengan ukuran mulai 0,5 gram hingga 1.000 gram. Anda bisa memperoleh potongan pajak lebih rendah (0,45 persen) jika menyertakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Antam juga menawarkan beberapa seri emas seperti emas seri batik, gift seri dengan ukuran beragam.

Harga emas Antam hari ini belum termasuk PPh 22 sebesar 0,9 persen. Hingga pukul 08.11 WIB, harga emas Antam sebagian besar masih ada.

Rincian Harga Emas Antam

Berikut rincian harga emas Antam hari ini, melansir laman logammulia.com:

  • Harga emas Antam 0,5 gram = Rp 609.500
  • Harga emas Antam 1 gram = Rp 1.119.000
  • Harga emas Antam 2 gram = Rp 2.178,000
  • Harga emas Antam 3 gram = Rp 3.242.000
  • Harga emas Antam 5 gram = Rp 5.370.000
  • Harga emas Antam 10 gram = Rp 10.685.000
  • Harga emas Antam 25 gram = Rp 26.587.000
  • Harga emas Antam 50 gram = Rp 53.095.000
  • Harga emas Antam 100 gram = Rp 106.112.000
  • Harga emas Antam 250 gram = Rp 264.015.000
  • Harga emas Antam 500 gram = Rp 529.820.000
  • Harga emas Antam 1.000 gram = Rp 1.059.600.000.

Harga Emas Dunia Ternyata Belum Mampu Tembus USD 2.000

Petugas menunjukan emas batangan di kantor BNI Syariah, Jakarta, Senin (30/11). Harga jual-beli kembali (buyback) emas Antam turun Rp 1.000 usai akhir pekan kemarin naik di tengah turunnya harga emas global. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Harga emas dunia yang menjadi instrumen safe haven melemah pada perdagangan Senin. Harga emas dunia menghentikan penguatan setelah sebelumnya melonjak mendekati level spikologis USD 2.000 di sesi terakhir perdagangan pekan lalu.

Harga emas dunia mengambil jeda penguatan karena para pelaku pasar tengah melihat lagi perkembangan terkini mengenai konflik di Timur Tengah antara Hamas dan Israel dan juga data ekonomi Amerika Serikat (AS).

Mengutip CNBC, Selasa (24/10/2023), harga emas di pasar spot turun 0,5% menjadi USD 1.971,374 per ounce pada pukul 16.11 waktu setempat. Sedangkan harga emas berjangka AS tergelincir 0,5% menjadi USD 1.983,20 per ounce.

“Permintaan safe haven akan terus mendorong harga emas lebih tinggi setelah sedikit periode konsolidasi," jelas Direktur Perdagangan Logam High Ridge Futures, David Meger.

"Kami yakin ketegangan geopolitik dan ketidakpastian di Timur Tengah akan terus mendorong harga lebih tinggi,” tambah dia.

 

Emas Batangan

Seorang teller menunjukan emas batangan di Jakarta, Selasa (15/11). Harga emas batangan atau Logam Mulia milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) hari ini dibuka turun Rp 2.000/gram. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Harga emas batangan telah melonjak sekitar 9% dalam dua minggu terakhir karena investor berusaha melakukan lindung nilai terhadap risiko eskalasi perang Israel-Hamas yang lebih luas.

"Namun meskipun bukan merupakan sinyal negatif, hal ini merupakan tanda bahaya dan momentum harga emas yang sebelumnya ada belum pulih pada awal perdagangan minggu ini yang dapat menyebabkan beberapa aksi ambil untung,” kata analis senior OANDA, Craig Erlam, dalam sebuah catatan.

Selain itu, fokus investor saat ini juga tertuju pada indeks harga PCE AS yang akan dirilis pada hari Jumat – ukuran inflasi favorit Federal Reserve – dan angka PDB AS untuk kuartal III yang keluar Kamis.

 

Infografis Geger 5 Artis Terseret Kasus Investasi Bodong Robot Trading Net89 (Liputan6.com/Triyasni)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya