Cuaca Hari Ini Sabtu 21 Oktober 2023: Langit Pagi Jabodetabek Cerah Berawan, Siang Hujan Sebagian

Langit pagi Jakarta pada akhir pekan, Sabtu (21/10/2023) seluruhnya diprakirakan cerah berawan, kecuali Jakarta Barat berawan. Seperti itulah prediksi cuaca hari ini, Sabtu (21/10/2023).

oleh Devira PrastiwiDiperbarui 21 Oktober 2023, 19:25 WIB
Langit pagi Jakarta pada akhir pekan, Sabtu (21/10/2023) seluruhnya diprakirakan cerah berawan, kecuali Jakarta Barat berawan. Seperti itulah prediksi cuaca hari ini, Sabtu (21/10/2023). (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta - Langit pagi Jakarta pada akhir pekan, Sabtu (21/10/2023) seluruhnya diprakirakan cerah berawan, kecuali Jakarta Barat berawan. Seperti itulah prediksi cuaca hari ini, Sabtu (21/10/2023).

Menurut laporan cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), langit Jakarta diprakirakan hampir keseluruhannya berawan, kecuali Jakarta Selatan dan Jakarta Timur hujan ringan, serta Kepulauan Seribu cerah berawan.

Malam hari nanti, hujan dengan intensitas ringan diprediksi guyur Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur, sisanya berawan serta cerah berawan.

Wilayah penyangganya yaitu Bekasi, Jawa Barat, pagi hari ini diprakirakan cerah berawan, lalu siang hingga malam nanti hujan berintensitas ringan.

Lalu Depok, Jawa Barat, langit paginya diprediksi BMKG bakal cerah, siang hujan sedang, dan malam hari nanti waspada hujan petir. Kemudian Kota Bogor, pada pagi ini diprediksi cerah, siang waspada hujan petir, dan malam hari nanti hujan ringan.

Sedangkan di Kota Tangerang, Banten, pagi hari ini diprakirakan cerah berawan, siang berawan, dan malam nanti hujan dengan intensitas ringan.

Berikut informasi prakiraan cuaca Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) selengkapnya yang dikutip Liputan6.com dari laman resmi BMKG www.bmkg.go.id:

 Kota  Pagi  Siang   Malam 
 Jakarta Barat  Berawan  Berawan  Hujan Ringan
 Jakarta Pusat   Cerah Berawan  Berawan  Berawan
 Jakarta Selatan   Cerah Berawan  Hujan Ringan  Hujan Ringan
 Jakarta Timur   Cerah Berawan  Hujan Ringan  Hujan Ringan
 Jakarta Utara   Cerah Berawan  Berawan  Berawan
 Kepulauan Seribu   Cerah Berawan  Cerah Berawan  Cerah Berawan
 Bekasi   Cerah Berawan  Hujan Ringan  Hujan Ringan
 Depok   Cerah   Hujan Sedang  Hujan Petir
 Kota Bogor   Cerah  Hujan Petir  Hujan Ringan
 Tangerang  Cerah Berawan  Berawan  Hujan Ringan

Cara Cegah dan Atasi Batuk Saat Cuaca Panas dan Polusi Melanda

Cara Alami untuk Atasi Batuk dan Pilek Ringan pada Anak

Cuaca panas dan polusi udara berdampak pada kesehatan. Kombinasi dua hal tersebut bisa menyebabkan daya tahan tubuh ikut menurun. Pada indvidu dengan daya tahan tubuh rendah, salah satu gejala yang sering ditemui adalah batuk.

Namun, ketika muncul batuk, seringkali masyarakat hanya mengobati batuknya saja. Padahal dengan meningkatkan daya tahan tubuh, akan mempercepat pemulihan dan juga mencegah munculnya penyakit yang lebih berat.

Dokter umum Farhan Zubedi membagikan kiat mencegah dan meringankan batuk. Salah satunya dengan menghindari makanan atau minuman yang memicu batuk.

"Hindari makanan/minuman yang memicu batuk seperti es, minuman dingin, makanan yang digoreng, santan, pedas, cokelat, keripik, dan sejenisnya. Lalu jangan lupa istirahat cukup dan minum air putih minimal 2 liter sehari (dewasa) dan 5-6 gelas sehari (anak)," kata dokter yang juga seorang konten kreator itu, dilansir Antara.

Konsumsi Makanan Bergizi

Selain menghindari pemicu batuk, Farhan mengatakan penting untuk mengonsumsi makanan bergizi dan suplemen vitamin bila diperlukan. Hal ini untuk mendukung daya tahan tubuh dan proses penyembuhan batuk.

"Apabila anak sesak napas, segera ke IGD terdekat untuk mendapat pertolongan pertama," kata Farhan.

Perlu diingat, batuk merupakan salah satu refleks normal pertahanan tubuh yang bertujuan membersihkan saluran napas dari partikel asing, kuman, dan virus. Akan tetapi, batuk juga merupakan gejala terjadinya peradangan atau infeksi pernapasan, dimana peran batuk ini adalah untuk mengeluarkan lendir berlebih.

"Saat daya tahan tubuh lemah, maka pembersihan partikel asing dari saluran pernapasan tidak efektif, sehingga bakteri dan virus lebih lama tinggal atau terjebak dalam saluran pernapasan," jelasnya.

Segera ke Dokter ketika Terjadi Gejala Berikut

Meski sepele, kamu nggak boleh mengabaikan tanda seseorang terkena HIV ini ya. (Sumber Foto:NetDoctor)

Ketika batuk terjadi, daya tahan tubuh akan bekerja secara aktif melawan bakteri atau virus. Bakteri atau virus inilah yang bisa memicu terjadinya peradangan pada saluran napas.

Karenanya penting untuk memperbaiki daya tahan tubuh dalam pengobatan batuk.

Sebelum batuk semakin mengganggu aktivitas harian dan mencegah munculnya penyakit yang lebih berat, perlu dilakukan swamedikasi.

Sebaiknya pilih obat batuk yang tidak hanya meredakan batuk tapi juga meningkatkan daya tahan tubuh. Dengan demikian akan mempercepat pemulihan sehingga batuk tidak jadi berkepanjangan dan mencegah timbulnya penyakit yang lebih berat.

Jika batuk tak kunjung membaik, semisal batuk semakin menjadi, dahak menjadi berwarna kehijauan, apalagi muncul pula demam, maka harus segera berobat ke dokter.

Waspada Batuk Pilek pada Musim Kemarau Panjang

Ilustrasi orang mengalami batuk dan pilek yang merupakan gejala varian Omicron. Credits: pexels.com by Gustavo Fring

Batuk dan pilek merupakan penyakit yang umum menyerang saat cuaca sedang panas seperti yang terjadi beberapa bulan terakhir.

Musim kemarau memang berpotensi menyebabkan penyakit. Tak cuma virus flu, tetapi juga diare, demam berdarah, bahkan infeksi saluran pernapasan atas akut atau ISPA.

Hal tersebut disebabkan oleh daya tahan tubuh yang melemah akibat kondisi cuaca, dapat mempermudah virus dan bakteri menginfeksi tubuh seseorang.

Tidak sedikit orang yang kemudian jatuh sakit saat cuaca seperti ini, ditambah kondisi polusi dan debu, yang dapat memperburuk kondisi.

Untuk meminimalisasi potensi paparan penyakit yang biasa menjangkit di musim kemarau panjang, seperti virus flu dan batuk, pastikan untuk melakukan beberapa tips menghadapi musim kemarau panjang seperti ini.

7 Tips Meminimalisasi Batuk dan Pilek

1. Cuci tangan secara teratur

Cuci tangan secara teratur dengan sabun dan air mengurangi risiko penyebaran infeksi.

2. Konsumsi makanan bergizi

Pastikan juga untuk mengonsumsi makanan yang kaya nutrisi, seperti sayuran, buah-buahan, biji-bijian, dan protein tanpa lemak.

Ini dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan memberikan energi yang diperlukan untuk menghadapi cuaca ekstrem.

3. Minum air yang cukup

Cuaca kering saat musim kemarau membuat tubuh banyak kehilangan cairan, terutama jika kamu banyak melakukan aktivitas di luar. Pastikan untuk banyak mengonsumsi air mineral untuk menjaga tubuh terhidrasi dan membantu menghilangkan toksin dari tubuh.

4. Tetap aktif

Jangan lupa untuk tetap berolahraga secara teratur untuk meningkatkan kebugaran tubuh dan juga membantu meningkatkan kesehatan mental.

5. Pastikan Merawat

Ruangan dengan Baik Tempat seperti kamar mandi atau ruangan yang lembab dapat memperburuk gejala penyakit dan menyebar penyakit. Pastikan ruangan di rumah terawat dengan baik dan mempertahankan kelembapan yang sehat.

6. Tidur yang cukup

Tidur yang cukup sangat penting untuk kesehatan tubuh dan membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Cobalah untuk tidur minimal 7-8 jam sehari.

7. Hindari kontak dengan orang yang sakit

Hindari kontak dengan orang yang sakit, terutama jika kamu sedang dalam kondisi yang rentan. Jangan berbagi pakaian, handuk, atau peralatan makan dengan orang yang sakit untuk menghindari penyebaran penyakit.

Infografis Pencegahan dan Bahaya Mengintai Akibat Cuaca Panas. (Liputan6.com/Trieyasni)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya