PAN: Silahkan Daftar KPU Duluan, Koalisi Indonesia Maju Gongnya Tetap di Prabowo

Eddy menyampaikan, pengumuman Cawapres Prabowo ini akan lebih memberikan kejutan dibandingkan pasangan AMIN atau Ganjar-Mahfud.

oleh Liputan6.comDiterbitkan 20 Oktober 2023, 11:46 WIB
Bakal calon presiden (bacapres) dari Koalisi Indonesia Maju Prabowo Subianto bersama anggota Persaudaraan Aktivis 98 berpidato usai pertemuan di Rumah Kertanegara, Jakarta, Rabu (11/10/2023). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta Sekjen Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno mengucapkan selamat untuk pasangan calon Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud yang sudah resmi mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"PAN mengucapkan Selamat untuk pasangan AMIN dan Ganjar-Mahfud. Kita jadikan kontetasi ini sebagai ruang adu ide dan gagasan. Tidak ada ruang untuk polarisasi dan memecah belah,” kata Eddy dalam keterangannya, Jum’at (20/10/2023).

Eddy menyampaikan, pengumuman Cawapres Prabowo ini akan lebih memberikan kejutan dibandingkan pasangan AMIN atau Ganjar-Mahfud. 

"AMIN dan Ganjar-Mahfud silahkan daftar duluan. Tapi gongnya tetap di Pak Prabowo,” kata dia.

Meski pasangan AMIN dan Ganjar-Mahfud sudah mendaftar, Eddy mengklaim PAN dan Koalisi Indonesia Maju tidak merasa tertekan untuk terburu-buru mendaftar ke KPU.

“Pak Prabowo dan mitra Koalisi Indonesia Maju semuanya tidak merasa tertekan sama sekali. Justru kami merasa lebih tenang karena situasi semakin jelas dan memudahkan kami mengambil keputusan-keputusan strategis,” lanjutnya. 

Eddy juga menepis kabar tidak solidnya Koalisi Indonesia Maju dan terjadi poros baru. 

"Tidak ada perpecahan, tidak ada poros baru. Semua anggota Koalisi Indonesia Maju solid, baik sebelum atau sesudah putusan MK. Konsolidasi juga terus berjalan dan akan mendaftar di waktu yang tepat,” tegas dia. 

Gerindra Sindir Paslon Daftar Duluan

Bacapres sekaligus Ketum Gerindra Prabowo Subianto tertawa saat Ketum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) berkelakar tentang 12 fokus kebijakan yang baru saja dibahas bersama para petinggi parpol Koalisi Indonesia Maju (KIM) di Kantor DPP Partai Golkar. (Foto: Istimewa)

Meski mempunyai koalisi besar, Ketua Umum Gerindra itu sampai sekarang masih tak mempunyai pendamping di Pilpres 2024. Terkait hal tersebut Wakil Ketua Umum Gerindra Habiburokhman menyebut, bahwa jagoan biasanya muncul belakangan.

Dia pun menyindir, pihak-pihak yang melakukan pendaftaran hari ini seolah tak mendapatkan tanda alam yang baik.

"Kalau jagoan biasanya munculnya belakangan, jadi gemanya saja berbeda, kita lihat hari ini kayaknya gak ada getaran alam semesta tidak bergetar, jadi biasa saja dan alam semesta tidak menyambutnya dengan gegap gempita pendaftaran paslon ke KPU hari ini, saya juga tidak tahu siapa yang mendaftar hari ini," kata Habiburokhman dalam diskusi di Gedund DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (19/10/2023).

Habiburokhman menuturkan, ada pasangan capres-cawapres yang sudah mendeklarasikan sekitar 3-4 minggu. Tetapi, suasana Jakarta tidak heboh ketika pasangan itu mendaftar ke KPU.

"Hari ini enggak ada kemacetan berarti Jakarta gara-gara pendaftaran, saya lewat Menteng pun masih biasa, kecuali ada depan KPU memang ada pengalihan lalu lintas," ucapnya.

Habiburokhman membandingkannya dengan Prabowo yang selalu menghebohkan masyarakat. Dia mengklaim, tiap mantan Danjen Kopassus menggelar acara maka suasana menjadi pecah.

"Anda bayangkan dulu, ketika misalnya kita ada acara apapun, dilakukan dipimpin Pak Prabowo, pecah di mana-mana terjadi kemacetan, nah itu indikasi yang gampang saya kenali sebagai orang yang sudah tiga kali ikut pemilu langsung seperti ini," tuturnya.

Infografis Teka-Teki Cawapres Pendamping Prabowo (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

    Berita Terkini Selengkapnya