Jubir Anies: Kami Mensyukuri Dinamika Positif di Parpol Koalisi Perubahan

Sudirman mengaku Koalisi Perubahan tengah menunggu proses yang berlangsung di internal PKS yakni musyawarah Majelis Syuro untuk menentukan arah dukungan PKS untuk bakal calon wakil presiden.

oleh Winda NelfiraDiterbitkan 08 September 2023, 18:12 WIB
Juru Bicara Anies Baswedan Sudirman Said menyampaikan, perkembangan terbaru perolehan suara gabungan dari partai politik (parpol) Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) di Jalan Brawijaya X Nomor 46, Jakarta Selatan, Jumat (8/9/2023). (Liputan6.com/Winda Nelfira)

Liputan6.com, Jakarta Juru Bicara Anies Baswedan Sudirman Said menyampaikan, perkembangan terbaru perolehan suara gabungan dari partai politik (parpol) Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) yang dibentuk untuk mengusung pencalonan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar.

Sudirman menyebut, perolehan suara dari NasDem, PKS, dan PKB telah memenuhi syarat presidential threshold mencapai 37 juta suara atau sekitar 24 persen.

"Jumlah kursi atau suara gabungan partai yang mengusungnya yaitu Partai NasDem, Partai Keadilan Sejahtera, PKS dan PKB telah mencukupi syarat yaitu 37,724 juta suara atau setara dengan 24 persen," kata Sudirman di Jalan Brawijaya X Nomor 46, Jakarta Selatan, Jumat (8/9/2023).

Sementara itu, Sudirman menyebut secara perolehan kursi, didapat 167 kursi atau setara dengan 29 persen dari total kursi yang ada di DPR RI. Selain itu, juga terjadi dinamika positif di antara parpol dalam Koalisi Perubahan.

"Kami mensyukuri dinamika positif di antara partai-partai politik tengah terus berlangsung. Tentu saja ada konfigurasi baru yaitu dengan masuknya Partai Kebangkitan Bangsa," ujar Sudirman.

Meski begitu, Sudirman mengaku Koalisi Perubahan juga tengah menunggu proses yang berlangsung di internal PKS yakni musyawarah Majelis Syuro untuk menentukan arah dukungan PKS untuk bakal calon wakil presiden.

"Tetapi secara keseluruhan dapat kami sampaikan terjadi komunikasi yang positif di antara partai-partai politik pengusung," kata dia.

Jubir Anies Sanjung Sikap AHY

Juru Bicara Bacapres Anies Baswedan Sudirman Said menyanjung sikap Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang mengajak kader memaafkan dan move on fokus menyongsong peluang menuju Pilpres 2024.

Diketahui, Demokrat memutuskan hengkang dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) usai Ketum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dipilih sebagai cawapres mendampingi Bacapres Anies Baswedan tanpa restu Demokrat.

"Saya menyimak pernyataan Ketua Umum Partai Demokrat Mas AHY dengan seksama. Kita patut mengapresiasi sikap dan kematangan Mas AHY dalam menghadapi suasana yang tidak mudah ini," kata Sudirman Said dalam keterangan tertulis, diterima Senin (4/9/2023).

Menurut Sudirman, sikap AHY yang mengajak kader Demokrat untuk move on menunjukkan kedewasaan politik. Dia juga memuji jajaran Partai Demokrat karena memperlihatkan sikap yang sama.

"Sikap memaafkan dan mengajak seluruh kader untuk “move on” memberi signal yang menunjukkan kedewasaan politik, baik dari Ketua Umum Mas AHY maupun seluruh jajaran Partai Demokrat," ujar dia.

Sudirman menilai kesediaan AHY untuk tetap bekerja sama dalam agenda-agenda kebangsaan yang lebih besar ke depan sebagai sikap yang tak kalah terpuji.

Dia meyakini, AHY menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan subyektif masing-masing pihak. Dia berujar AHY dan Anies sama-sama tokoh yang santun dan menjunjung etika.

"Saya melihat kedua tokoh muda yang saya kenal baik, Mas AHY dan Mas Anies Baswedan adalah generasi baru Pemimpin Indonesia yang cerdas, santun, visioner, dan tetap menjunjung etika dan integritas," ucap Sudirman.

Infografis Bursa Bakal Cawapres Pendamping Anies Baswedan (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

    Berita Terkini Selengkapnya