Pesatnya industri fashion tanah air tidak membuat Rio Dewanto terhanyut dalam tren masa kini. Buktinya pemain film Arisan 2 itu memilih gaya berpakaian yang simpel dan kasual.
"Intinya nyaman. Gak suka yang warnanya terlalu ngejreng atau terlalu banyak gambar, bukan tipe yang kayak begitu. Kalau teman-teman yang tahu saya, dari dulu saya paling gak suka tuh," kata Rio Dewanto yang didaulat sebagai brand ambassador Uniqlo, perusahaan ritail fashion dari Jepang, saat di jumpai di Hotel Pullman, Jakarta Barat, Senin(18/03/2013).
"Apa yang saya pakai, itu yg nyaman, saya gak pernah yang macem-macem," imbuh Rio.
"Nyaman soal desain, bahan kelihatan mahal tapi harganya terjangkau, kemeja bermotif tapi gak banyak, dan gak murahan," pungkas artis kelahiran 28 Agustus 1987 itu. Untuk berbelanja pun, pemain film Pintu Terlarang itu mengaku hanya sesekali.
"Belanja seringnya gratisan, haha. Alhmdulillah dapat sponsor dari produk luar, jadi baju-bajunya di-support. Kadang kalau ke luar negeri belanja, tapi habis itu gak lagi," ungkap Rio.(Ppt/Feb)
"Intinya nyaman. Gak suka yang warnanya terlalu ngejreng atau terlalu banyak gambar, bukan tipe yang kayak begitu. Kalau teman-teman yang tahu saya, dari dulu saya paling gak suka tuh," kata Rio Dewanto yang didaulat sebagai brand ambassador Uniqlo, perusahaan ritail fashion dari Jepang, saat di jumpai di Hotel Pullman, Jakarta Barat, Senin(18/03/2013).
"Apa yang saya pakai, itu yg nyaman, saya gak pernah yang macem-macem," imbuh Rio.
"Nyaman soal desain, bahan kelihatan mahal tapi harganya terjangkau, kemeja bermotif tapi gak banyak, dan gak murahan," pungkas artis kelahiran 28 Agustus 1987 itu. Untuk berbelanja pun, pemain film Pintu Terlarang itu mengaku hanya sesekali.
"Belanja seringnya gratisan, haha. Alhmdulillah dapat sponsor dari produk luar, jadi baju-bajunya di-support. Kadang kalau ke luar negeri belanja, tapi habis itu gak lagi," ungkap Rio.(Ppt/Feb)