5 Fakta Unik Selama Pembuatan Film Susuk: Kutukan Kecantikan, Termasuk Syuting di Gunungkidul yang Terasa Betulan Horornya

Pada hari Jumat (25/08/2023), konferensi pers untuk film horor Susuk: Kutukan Kecantikan dari rumah produksi Visinema Pictures digelar di Epicentrum XXI, Jakarta.

oleh Nadia NurhalizaDiterbitkan 27 Agustus 2023, 21:00 WIB
Para pemain dan tim produksi Susuk: Kutukan Kecantikan pada Press Conference yang digelar pada hari Jumat (25/08/2023). (Instagram/filmsusuk_)

Liputan6.com, Jakarta - Pada hari Jumat (25/08/2023), konferensi pers dan juga screening Film Susuk: Kutukan Kecantikan digelar di Epicentrum XXI, Jakarta.

Film horor ini berceritakan tentang seorang wanita bernama Laras yang menggunakan susuk dan memiliki pekerjaan sebagai PSK. Ia mengalami kecelakaan dan membuatnya dihantui sakaratul maut. Pasalnya tubuhnya tetap hidup, namun badannya semakin membusuk seperti mayat karena susuk yang tertanam di dalam wajahnya.

Acara tersebut dihadiri oleh Angga Dwimas Sasongko, Elang El Gibran, Ersya Aurelia, Ginanti Rona, Hana Malasan, Husein M. Atmodjo, Jourdy Pranata, Muhammad Khan, dan Ridla An-Noor.

Dalam momen ini, para pemain dan sang sineas menceritakan sejumlah cerita dan pengalaman selama pembuatan film tersebut berlangsung. Ragam kisah ini kemudian kami kemas dalam lima fakta unik berikut ini. Yuk kita simak!


1. Terornya dari Tubuh Manusia

Preskon film Wiro Sableng 212 (Adrian Putra/bintang.com)

Angga Dwimas Sasongko, selaku pendiri dan CEO dari rumah produksi Visinema Pictures mengatakan bahwa film Susuk: Kutukan Kecantikan merupakan film horor dengan konsep yang fresh.

"Film Susuk: Kutukan Kecantikan merupakan film horor dengan konsep yang fresh karena terornya datang dari tubuh manusia itu sendiri, tidak seperti film horor lain yang biasanya teror tersebut berasal dari suatu tempat," ujarnya. Ia juga berharap film ini dapat menjadi visualisasi film horor yang akan datang dari rumah produksinya.

Tidak hanya itu, Ginanti Rona selaku sutradara juga menambahkan bahwa dalam film ini mereka mencoba mencari angle lain dari pengguna susuk.


2. Para Pemain Pilihan Pertama

Para pemain dan tim produksi Susuk: Kutukan Kecantikan pada Press Conference yang digelar pada hari Jumat (25/08/2023). (Liputan6.com/Nadia Nurhaliza)

Ridla An-Noor sebagai seorang produser mengatakan bahwa film Susuk: Kutukan Kecantikan merupakan film horor pertamanya karena ia biasa terlibat dalam film drama. Oleh karena itu, sebagai produser ia merasa harus belajar lebih banyak lagi.

Apalagi film ini juga harus melibatkan action yang memberikan tantangan cukup berat bagi para pemain dengan persiapan kurang lebih selama tiga bulan, termasuk proses penulisan, latihan, dan lainnya.

"Pemilihan pemain dalam film ini ketika menulis cerita bersama dengan Monji, Novi, Gita, dan co-producer, kami sudah memilih pilihan pertama yang mana sekarang berkumpul dengan kita semua di sini sejak awal. Jadi alhamdulillah nya ketika kami membahas skenario dengan para pemain yang sekarang, tawarannya langsung diterima," ucapnya.

Lanjut Baca:

Untuk melengkapi atmosfer horor, film Susuk: Kutukan Kecantikan juga mengambil lokasi syuting di Gunungkidul, Yogyakarta. Tentunya dengan pemilihan set lokasi yang menyeramkan, seperti hutan, kuburan, dan berbagai lokasi menyeramkan lainnya. Jourdy Pranata dalam Press Conference (25/08/2023) mengatakan situasi dialami selama proses syuting terkait tempat yang digunakan untuk syuting. Ia mengatakan, "Di film horor Susuk ini tuh emang lokasinya ternyata beneran horor, dan itu ngefek ke cara kita bermain. Karena di sekitar rumahnya Ayu, ternyata Elang baru kasih tahu kalau itu adalah lokasi yang sangat populer dengan banyak yang bunuh diri. Terus juga adegan kuburan di ending film itu beneran sakral buat tempat orang taruh pesugihan."

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya