Liputan6.com, Jakarta Kemerdekaan Indonesia yang telah berlangsung selama 78 tahun telah membuka pintu untuk berbagai diskusi dan usaha penyelesaian terhadap isu-isu penting, termasuk isu yang berkaitan dengan anak-anak Indonesia. Dalam konteks ini, kebebasan berekspresi anak-anak, yang merupakan generasi masa depan negara, menjadi isu yang perlu mendapat perhatian lebih.
Sejalan dengan perhatian yang tinggi terhadap potensi dan bakat anak-anak, momentum Dirgahayu Indonesia Merdeka diabadikan melalui acara Duta Anak dan Remaja Nusantara yang dihelat di Mall Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, pada tanggal 17 Agustus 2023.
Advertisement
Indah Warsetio, seorang praktisi Personal Branding Coach dan CEO Versi Magazine, yang menjadi pelopor acara Duta Anak Nusantara, menyampaikan pandangannya terkait perlunya ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan bakat dan potensi mereka.
"Kami menyadari bahwa hingga saat ini, kebebasan berekspresi bagi anak-anak Indonesia belum sepenuhnya bisa terwujud, karena banyak faktor yang belum mendukung hal tersebut. Karena itu, melalui Duta Anak dan Remaja Nusantara ini menjadi ruang sosial bersama untuk mengajarkan anak-anak dalam mengembangkan bakat dan talenta yang mereka miliki," ungkap Indah dalam keterangan tertulisnya, baru-baru ini.
Kebebebasan Berekspresi
Belakangan ini, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) menemukan bahwa kebebasan berekspresi anak-anak, terutama di berbagai daerah, masih belum sepenuhnya terwujud. Salah satu faktor yang memengaruhi hal ini adalah minimnya keterlibatan Forum Anak dalam proses Musyawarah Rencana Pembangunan. Padahal, setiap anak di Indonesia seharusnya didorong untuk aktif, kreatif, inovatif, dan solutif.
Konvensi PBB tentang Hak-Hak Anak (Convention on the Rights of the Child – UNCRC) juga menegaskan pentingnya perlindungan dan pembinaan bagi anak-anak. Anak-anak memiliki hak untuk tumbuh, belajar, bermain, dan berkembang sesuai dengan martabat kemanusiaan. Negara memiliki tanggung jawab untuk melindungi anak-anak dari berbagai bentuk ancaman, diskriminasi, kekerasan, dan eksploitasi.
Kegiatan Menarik
Event Duta Anak dan Remaja Nusantara menghadirkan berbagai kegiatan menarik, termasuk Fashion Parade Nusantara yang mengajak anak-anak untuk tampil dalam busana daerah. Ovie Wu, mantan model dan pendiri OV Modelling School, memberikan bimbingan pada acara ini. Tarian daerah juga dihadirkan dalam bentuk Tari Kipas oleh Aaliyah Maharani Putri Sidik. Tak ketinggalan, fashion show koleksi Kebaya Kembang oleh Bu Broto dan pertunjukan sulap oleh Mr. Gandhi & Enzo Carvalo dari Indonesia's Got Talent turut memeriahkan acara tersebut.