Liputan6.com, Jakarta Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sekaligus Ketua Umum PSSI Erick Thohir membocorkan rahasianya untuk sukses menapaki kariernya.
Dia mengatakan, kesuksesannya memimpin berbagai lembaga maupun organisasi dalam waktu bersamaan bukan berasal dari dirinya sendiri, melainkan berkat membangun kolaborasi dengan tim yang solid dan unggul.
Advertisement
“Bangun tim yang kompak dan unggul. Kesuksesan yang saya raih baik di BUMN, MES, dan olahraga, tidak pernah karena hasil kerja saya sendiri. Semua berkat kerja keras bersama tim,” kata Erick Thohir dikutip dari Instagram pribadinya @erickthohir, Senin (31/7/2003).
Dia yang juga tercatat pernah menjadi Presiden Klub Inter Milan itu mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada tim yang telah membantunya selama ini.
“Untuk itu saya ingin berterima kasih untuk seluruh keringat dan air mata kalian,” ungkapnya.
Bagi Erick sendiri mendapatkan amanah sebagai Menteri BUMN maupun ketua umum PSSI memiliki tantangan tersendiri, tidak ada yang lebih mudah di antara keduanya jika tidak memiliki tim yang bekerja keras untuk membantunya.
“Sama-sama berat kalau kita tidak punya tim yang baik cuma kalau kita dibantu tim yang baik sehati, kerja keras,” ucapnya.
Tidak jarang Erick Thohir turun langsung ke lapangan untuk mengecek sebuah pekerjaan, memastikan semuanya berjalan sesuai dengan perencanaan.
“Tidak mudah tapi kita lihat progresnya dan hasilnya baik kita sebagai leader juga harus bisa memberikan contoh mentor yang baik dan juga mengecek,” imbuhnya.
Elektabilitas Erick Thohir Terkatrol Naik
Kegemilangan Erick Thohir menghadirkan transformasi di tubuh PSSI membawa dampak elektoral besar. Imbas daripada itu semakin membuat elektabilitas Erick Thohir semakin terangkat naik sebagai calon wakil presiden (cawapres) untuk Pilpres 2024.
Direktur Eksekutif Kajian Politik Nasional (KPN) Adib Miftahul mengungkapkan, gebrakan-gebrakan Erick Thohir di PSSI mendapat banyak perhatian positif masyarakat. Sehingga tidak mengherankan bila elektabilitas Erick Thohir semakin melonjak sangat signifikan.
“Suka atau tidak suka menurut saya mengatrol Erick Thohir itu dalam hal urusan sepak bola,” kata Adib, Senin (31/7/2023).
Bukannya tanpa alasan, Adib mengatakan, sebab melihat sejumlah hasil lembaga survei Erick Thohir berhasil mendapat raihan positif. Bahkan menempati posisi teratas sebagai figur cawapres pilihan masyarakat.
Kesuksesan kepemimpinan Erick Thohir, dia memaparkan, tentu tidak bisa dilepaskan dari terobosan Eks Presiden Inter Milan itu di PSSI. Salah satunya seperti dengan mendatangkan negara-negara besar seperti Argentina untuk bertanding bersama Tim Nasional Indonesia.
“Bagaimana diplomasi sepak bola dia bisa mendatangkan tim-tim besar,” terangnya.