Liputan6.com, Jakarta - Bakal calon presiden (Bacapres) dari Partai Gerindra Prabowo Subianto menekankan dirinya telah mempertaruhkan nyawanya untuk Indonesia, sejak berusia remaja. Dia menyampaikan hal tersebut tak akan berubah hingga saat ini.
Hal ini disampaikan Prabowo di hadapan ribuan kader Partai Gerindra dalam acara Konsolidasi Kader Partai Gerindra Dapil 4 Jakarta Timur di Jakarta Internasional Velodrome, Rawamangun, Jawa Timur, Minggu (16/7/2023).
Advertisement
"Seumur hidup saya, setiap langkah saya, setiap pengabdian saya, saya selalu mengutamakan kepentingan bangsa dan rakyat Indonesia," jelas Prabowo dalam sambutannya, Minggu (17/6/2023).
"Jangankan jabatan, nyawa saya berikan kepada bangsa dan rakyat," sambungnya.
Untuk itu, dia akan tetap membela bangsa dan rakyat Indonesia, meskipun nantinya dirinya tak terpilih menjadi presiden. Ketua Umum Partai Gerindra itu menuturkan bahwa dirinya kerap ikut dalam pertempuran untuk membela Indonesia.
"Bagi saya, kehormatan tertinggi adalah apabila saya bisa berguna dan bermanfaat bagi bangsa dan rakyat saya," tuturnya.
Prabowo pun menjelaskan alasannya bersikeras kembali mencalonkan diri sebagai calon presiden 2024, usai kalah di Pilpres 2014 dan 2019. Dia menceritakan soal kenangan masa kecilnya yang melihat Indonesia dilecehkan oleh bangsa asing.
"Ada kolam renang di manggarai, waktu saya masuk kolam itu tahun 78. Saya lihat didinding ini adalah kolam bekas Belanda. Di dinding ada satu prasasti, prasasti tertutup lumut. Saya tertarik apa di prasasti ini? Saya bersihkan saya kaget, disitu ada kata-kata dalam bahasa Belanda, 'honden and inlander forbodden. Artinya anjing dan pribumi dilarang," kata Prabowo.
"Jadi kita-kita (rakyat Indonesia) ini tidak boleh masuk kolam renang, karena kita lebih rendah dari anjing. Jadi kita-kita ini tidak boleh masuk kolam renang jaman Belanda Karena kita lebih rendah dari anjing," imbuh dia.
Prabowo Ingin Indonesia Terhormat di Mata Negara Lain
Menteri Pertahanan itu menyampaikan dirinya ingin ikut membangun bangsa dan rakyat Indonesia. Prabowo ingin bangsa Indonesia terhormat di mata negara lain.
"Kalau ada yang tanya kenapa Prabowo begitu bertekad begitu berhasrat begitu keras kemauan dan kehendak untuk ikut membangun bangsa dan rakyatnya itu sebabnya itu sebabnya karena bangsa saya tertindas. Rakyat saya terhina, saya ingin bangsa ini terhormat. Cinta tanah air saya kira cinta tanah air saya kira ada dihati kira semua," pungkas Prabowo.