Hasil Prototype Shell Eco-marathon 2023: Wakil Indonesia Kuasai Podium Nomor Baterai Listrik

Shell Eco-marathon 2023 menyelesaikan lomba kategori prototype. Wakil Indonesia sukses merajai nomor baterai listrik.

oleh Harley IkhsanDiperbarui 15 Juli 2023, 22:48 WIB
Semar Proto UGM dari Universitas Gadjah Mada juara kategori prototype nomor baterai listrik Shell Eco-marathon 2023. (Liputan6.com/Harley Ikhsan)

Liputan6.com, Jakarta - Shell Eco-marathon 2023 menyelesaikan lomba kategori prototype. Wakil Indonesia sukses merajai nomor baterai listrik.

Tim Semar Proto UGM dari Universitas Gadjah Mada menduduki urutan pertama lewat catatan 779,6 km/kWh. Mereka mengungguli IMEI TEAM (Universitas Muhammadiyah Sidoarjo; 749,2 km/kWh) dan ANTAWIRYA EV (Universitas Diponegoro; 649,9 km/kWh).

Sayang posisi teratas di dua nomor lain lepas dari pelajar Indonesia. NAKOELA UI TEAM dari Universitas Indonesia harus merelakan takhta internal combustion engine yang direbut tahun lalu. 

Meski mencatat peningkatan dengan 1.190,3 km/l, mereka tertinggal jauh dari wakil Thailand VIRGIN TEAM (Sakonnakhon Technical College; 1.867,8 km/l). Tim Thailand lain yakni Fueang Fha (Amphawa Industrial and Community Education; 893,4 km/l) melengkapi tiga besar.

Di nomor hidrogen, tim asal Korea Selatan KUST (Kookmin University; 373,7 km/meter kubik) menempati posisi teratas. Mereka mengungguli Bumi Siliwangi Team 2 (Universitas Pendidikan Indonesia; 287,5 km/meter kubik) dan ANTASENA ITS TEAM (Institut Teknologi Sepuluh Nopember; 216,2 km/meter kubik).

Berikut daftar pemenang kategori prototype di Shell Eco-marathon 2023.

ICE

1. VIRGIN TEAM (Sakonnakhon Technical College): 1.867,8 km/l

2. NAKOELA UI TEAM (Universitas Indonesia): 1.190,3 km/l

3. Fueang Fha (Amphawa Industrial and Community Education): 893,4 km/l

Hidrogen

1. KUST (Kookmin University): 373,7 km/meter kubik

2. Bumi Siliwangi Team 2 (Universitas Pendidikan Indonesia): 287,5 km/meter kubik

3. ANTASENA ITS TEAM (Institut Teknologi Sepuluh Nopember): 216,2 km/meter kubik

Baterai Listik

1. Semar Proto UGM (Universitas Gadjah Mada): 779,6 km/kWh

2. IMEI TEAM (Universitas Muhammadiyah Sidoarjo): 749,2 km/kWh

3. ANTAWIRYA EV (Universitas Diponegoro): 649,9 km/kWh


Wakil Indonesia Mendominasi di Kategori Urban Concept

ITS Team Sapuangin dari Institut Teknologi Sepuluh November juara kategori urban concept pada nomor internal combustion engine di Shell Eco-marathon 2023. (Liputan6.com/Harley Ikhsan)

Sehari sebelumnya, Shell Eco-marathon 2023 menyelesaikan lomba kategori urban concept. Wakil Indonesia mendominasi daftar pemenang.

Pada nomor internal combustion engine, ITS Team Sapuangin dari Institut Teknologi Sepuluh November berjaya dengan catatan 423 km/l.

Garuda UNY Eco Team I asal Universitas Negeri Yogyakarta berada di urutan dua dengan 388 km/l. Sedangkan Antawirya dari Universitas Diponegoro melengkapi daftar podium lewat 286 km/l.

Lanjut Baca:

Semar Urban UGM dari Universitas Gadjah Mada mengalahkan dua rival asai Singapura untuk menjuarai nomor hidrogen. Mereka membukukan 276 km/meter kubik untuk mengalahkan HYD12OGEN (Nanyang Technological University, 238 km/meter kubik) dan TP ECO Flash (dan Temasek Polytechnic; 130 km/meter kubik). Di nomor baterai listrik, Apatte62 Brawijaya Team 1 (Universitas Brawijaya) menduduki urutan pertama lewat 183 km/kWh. Menyusul Arjuna UI Team (Universitas Indonesia) dengan 172 km/kWh dan TITEN UNEJ Team (Universitas Jember) lewat 115 km/kWh.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya