Savita Devi menunjukkan foto suaminya Manoj yang tubuhnya tidak dapat diidentifikasi setelah kecelakaan kereta api hari Jumat di Balasore, di rumah sakit All India Institute of Medical Sciences di Bhubaneswar, di negara bagian timur Odisha, India, Selasa (6/6/2023). (AP Photo/Rafiq Maqbool)
Keluarga korban kecelakaan kereta api paling mematikan di India dalam beberapa dekade terakhir memenuhi rumah sakit di kota Bhubaneswar pada hari Senin (5/6) untuk mencoba mengidentifikasi jasad kerabat mereka. (AP Photo/Rafiq Maqbool)
Kerabat penumpang yang tewas dalam kecelakaan itu Jumat berbaris di luar Institut Ilmu Kedokteran Seluruh India di timur kota itu. (AP Photo/Rafiq Maqbool)
Sementara itu, para penyintas yang dirawat di rumah sakit mengaku masih berusaha memahami bencana yang mengerikan itu. (AP Photo/Rafiq Maqbool)
Di luar rumah sakit, dua layar besar menayangkan foto-foto jenazah, dengan wajah-wajah yang berlumuran darah dan hangus hingga hampir tidak dapat dikenali. (AP Photo/Rafiq Maqbool)
Setiap jenazah diberi nomor, dan para kerabat berdiri di dekat layar dan menyaksikan foto-foto itu berganti, mencari detail seperti pakaian untuk mendapatkan petunjuk. (AP Photo/Rafiq Maqbool)
Banyak orang mengatakan mereka menghabiskan waktu berhari-hari dalam perjalanan putus asa dari negara bagian tetangga, bepergian dengan berbagai kereta api, bus, atau mobil sewaan untuk mengidentifikasi dan mengklaim jenazah, sebuah proses yang berlangsung hingga hari ketiga. (AP Photo/Rafiq Maqbool)