Emak-Emak Hadir Dukung Shane Lukas: Biar Dia Kuat

Sejumlah emak-emak turut memberikan dukungan kepada Shane Lukas Rotua Pangodian Lumbantoruan. Mereka hadir di PN Jaksel hari ini, Selasa (6/6/2023).

oleh Jonathan Pandapotan PurbaAdy AnugrahadiDiterbitkan 06 Juni 2023, 11:04 WIB
Sejumlah emak-emak turut memberikan dukungan kepada Shane Lukas Rotua Pangodian Lumbantoruan. Mereka hadir di PN Jaksel hari ini, Selasa (6/6/2023) (Liputan6.com/Ady Anugrahadi)

Liputan6.com, Jakarta - Sejumlah emak-emak turut memberikan dukungan kepada Shane Lukas Rotua Pangodian Lumbantoruan. Mereka hadir di PN Jaksel hari ini, Selasa (6/6/2023).

Mario Dandy Satriyo dan Shane Lukas Rotua Pangodian Lumbantoruan akan hadapi sidang perdana kasus penganiayaan berat terhadap David Latumahina atau Cristalino David Ozora digelar di PN Jaksel, Selasa (6/6/2023).

Pantauan di lapangan, emak-emak kompak mengenakan kaos putih dipadu celana panjang hitam. Menariknya, di bagian belakang kaos terlihat tulisan 'Stay Strong !!! dilengkapi tagar #pray4shane'.

Salah seorang emak-emak bernama Sertha mengaku dari keluarga besar Shane. Dia sengaja hadir untuk mengamati jalannya persidangan secara langsung.

"Ya support lah buat si Shane, biar dia kuat," kata Sertha kepada wartawan, Selasa (6/6/2023).

Sementara itu, Lasmaria mengaku adik dari ibunda Shane. Dia datang untuk menunjukkan solidaritas, kekompakan dalam mendukung Shane. Ada 12 orang ibu-ibu dan 20 orang bapak-bapak yang siap mengobarkan semangat Shane.

Mereka berasal dari berbagai daerah ada dari Jakarta, Depok hingga Lampung.

"Kita inisiatif sendiri membuat kaos seperti ini," ujar dia.

Berharap Shane Dihukum Serendah-rendahnya

Lasmaria mengatakan, Shane diharapkan tidak divonis seperti Mario Dandy. Kalau bisa, kata Lasmaria dihukum serendah-rendahnya. Bukan tanpa alasan, menurut dia, Shane melakukan seperti itu atas perintah dari Mario.

"Dia cuma salah langkah aja. Dia kan diajak Mario gak mau, terus Mario menjemput ke rumahnya. Shane gak mau, tapi jadi dia jemput jadi otomatis karena dijemput ke rumahnya ya gak bisa ditolak," ujar dia.

Aksi penganiayaan terus bertambah (liputan6.com/abdillah)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya