Kembar siam Al Dewi Putri Ningsih (9) dan Al Putri Anugrah (9) dibonceng sang ayah Iwan Kurniawan (43) menuju sekolah mereka di kawasan Sucinaraja, Garut, Jawa Barat, Senin (22/5/2023). (merdeka.com/Arie Basuki)
Al Dewi dan Al Putri merupakan kembar siam dempet perut dan divonis tidak bisa dipisah sejak lahir. (merdeka.com/Arie Basuki)
Keduanya sempat menjalani operasi dan perawatan di Rumah Sakit Hasan Sadikin, Bandung untuk menghilangkan kaki tambahan di tahun 2017. (merdeka.com/Arie Basuki)
Ibu mereka sudah meninggal sekitar 2 tahun lalu dan kini tinggal bersama ayah, kakak serta neneknya. (merdeka.com/Arie Basuki)
Walau secara fisik berdempet, dan mungkin oleh sebagian orang dianggap tidak normal, keduanya ternyata sekolah di sekolah formal. (merdeka.com/Arie Basuki)
Saat ini keduanya menjadi murid kelas III di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Tegal Panjang dan bercita-cita menjadi dokter. (merdeka.com/Arie Basuki)
Keduanya tidak minder atau malu saat mengikuti kegiatan di sekolah bersama teman-teman sebayanya. (merdeka.com/Arie Basuki)
Al Dewi dan Al Putri mudah beradaptasi dan diterima dengan baik oleh teman dan guru-gurunya di sekolah. (merdeka.com/Arie Basuki)
Kembar siam Al Dewi Putri Ningsih (9) dan Al Putri Anugrah (9) saat bercengkerama dengan sang kakak di rumah mereka kawasan Sucinaraja, Garut, Jawa Barat, Senin (22/5/2023). (merdeka.com/Arie Basuki)
Kembar siam Al Dewi Putri Ningsih (9) dan Al Putri Anugrah (9) saat bermain dengan sang kakak di rumah mereka kawasan Sucinaraja, Garut, Jawa Barat, Senin (22/5/2023). (merdeka.com/Arie Basuki)
Kembar siam Al Dewi Putri Ningsih (9) dan Al Putri Anugrah (9) dibantu sang ayah Iwan Kurniawan (43) bersiap menaiki motor menuju sekolah mereka di kawasan Sucinaraja, Garut, Jawa Barat, Senin (22/5/2023). (merdeka.com/Arie Basuki)