Bek Thailand Jonathan Khemdee Incar Kado Perpisahan yang Menyakiti Timnas Indonesia U-22 di Final SEA Games 2023

Timnas Indonesia U-22 akan berhadapan dengan Thailand pada babak final cabang olahraga sepak bola SEA Games 2023 Kamboja.

oleh Marco TampubolonDiperbarui 17 Mei 2023, 11:42 WIB
Tak jelas apa yang ia lakukan, namun dirinya terus menerus melacarkan protes berlebihan hingga rekan satu timnya berusaha menyudahi protes dari Jonathan Khemdee tersebut. (Bola.com/Ikhwan Yanuar)

Liputan6.com, Jakarta Kabar mengejutkan datang dari salah satu bek andalan Thailand, Jonathan Khemdee. Pemain yang dibesarkan di Kanada tersebut berniat meninggalkan skuad Gajah Perang usai tampil melawan Indonesia di babak final cabang sepak bola SEA Games 2023 Kamboja, Selasa (16/5/2023).

Khemdee menjalani debut bersama Gajah Perang mulai 2021 lalu. Saat itu, dia dipanggil  oleh pelatih Worrawoot Srimaka untuk memperkuat timnas Thailand U-23. 

Pada SEA Games 2021 di Vietnam tahun lalu, sosoknya sempat mengusik para suporter timnas Indonesia. Aksi provokatifnya kepada pemain Indonesia membuatnya jadi bulan-bulanan warganet. 

Akun Instagram-nya sampai hilang karena direport beramai-ramai oleh warganet Tanah Air. Pemicunya adalah provokasi yang dilakukan Khemdee saat pertandingan berujung pada kartu merah untuk dua pemain Indonesia, yakni Rachmat Irianto dan Ricky Kambuaya. Timnas Indonesia U-22 sendiri harus angkat koper setelah kalah 0-1 lewat gol Weerathep Pomphun di babak tambahan menit ke-94. 

Pada SEA Games 2023, Khemdee kembali jadi andalan lini pertahanan Gajah Perang Muda dan akan tampil pada laga final melawan Indonesia di Olympic Stadium Phnom Penh, kick off 19.30 WIB. 

Ini akan jadi laga terakhir Khemdee bersama timnas Thailand. Lewat akun Instagram-nya, pemain yang baru berusia 21 tahun itu tiba-tiba menyatakan ingin pensiun usai final SEA Games 2023 Kamboja. 

 

 


Pernyataan Jonathan Khemdee

Bahkan penjaga gawang senior timnas Thailand, Kawin Thamsatchanan harus meninggalkan jauh gawangnya hanya untuk melerai aksi yang dilakukan pemuda 20 tahun tersebut. (Bola.com/Ikhwan Yanuar)

"Hello semua fans sepak bola. Ini jadi laga terakhirku bersama tim nasional. Saya ingin berterima kasih kepada semua pihak yang mendukung, mendorong, dan mengikutiku," ujarnya dalam aksara Thailand. 

Khemdee pun bertekad memberikan kado perpisahan yang indah yang berpotensi menyakiti Indonesia. 

"Saya berharap bisa memenangkan emas untuk seluruh Thailand dan menyelesaikan laga terakhirku bersama timnas. Hatiku akan tetap Thailand sejak laga pertama di Mongolia," bebernya. 

"Saya 100 persen ingin membuat keluarga dan Thailand bangga," sambung Khemdee. 


Salah Menerjemahkan?

Sontak kelakuan Khemdee yang bermain di klub terkenal di liga teratas Denmark, Odense Boldklub membuat amarah Rahmad Irianto memuncak dan mendorong Khemdee. Insiden tersebutlah yang membuat Irianto mendapatkan kartu merah kedua bagi Indonesia. (Bola.com/Ikhwan Yanuar)

Meski demikian, banyak yang mempertanyakan pernyataan Khemdee. Media Thailand, Khaosod, Khemdee telah menggunakan alat penerjemah yang membuat pernyataan itu bermakna ambigu.

Media Thailand lainnya, Thairat berspekulasi kalau keputusan pensiun yang dimaksud Khemdee hanya dari skuad timnas U-23. Artinya dia masih akan tampil di level senior. Sementara sang pelatih, Issara Sritaro menganggap pernyataan itu hanya untuk memotivasi rekan setimnya.

Lanjut Baca:

"Jonathan Khemdee tidak mungkin berhenti bermain untuk timnas Thailand," katanya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya