8 Potret Evolusi Mobil Formula 1 Selama 73 Tahun, Mana yang Jadi Favorit?

oleh Nurrohman SidiqSyahrul Muhammad GhiffariDiterbitkan 12 Mei 2023, 13:26 WIB
9 Potret Evolusi Mobil Formula 1 Setelah Diselenggarakan Selama 73 Tahun
Formula 1 merupakan ajang balap mobil paling bergengsi dan populer di dunia. Sejak awal, balap Formula mengusung model mobil open-wheel dengan kabin tanpa atap. Pertama kali di gelar pada era 50an membuat balapan ini menjadi salah satu balapan tertua yang masih digelar hingga sekarang. Bahkan saat ini sudah tersedia balap formula menggunakan tenaga listrik. Berikut potret evolusi mobil Formula sejak awal kemunculannya hingga saat ini.
1950-1959: Formula 1 pertama kali diselenggarakan pada 1950 di sirkuit Silverstone, Inggris dengan menggunakan rute jalan raya. Awalnya, balapan ini dinamai British Grand Prix. Tiga tim yang mendominasi adalah tim-tim asal Inggris seperti BRM, Connaught, dan Nigel Norman Racing. Pembalap legendaris dari era ini antara lain Nino Farina, Juan Manuel Fangio, Peter Collins, dan Luigi Fagioli. Mobilnya menggunakan konfigurasi roda terbuka, mesin depan, serta pengemudi di belakang mesinnya. (Foto: Mercedes W196/Source: goodwood.com)
1960-1969: Balap Formula 1 sudah menjadi ajang balap bergengsi di Eropa. Dekade kedua dari Formula mulai beralih dari balapan Eropa menjadi balapan dunia. Namun, di era 1960an menjadi era F1 banyak menelan korban jiwa, angkanya menyentuh 30 pembalap yang harus meregang nyawa di balapan ini. Pembalap legendaris dari era ini antara lain Jack Brabham, Bruce McLaren, dan Stirling Moss.(Foto: Ferrari 156/Source: goodwood.com)
1970-1979: Era 1970an menjadi perpindahan drastis menuju ke balap global. Mobil-mobil mulai menganut mesin turbocharger yang lebih efisien. Sebelum era ini, balap formula lebih terfokus untuk pembalap dan tim. Memasuki medio 70an, kesenangan penonton juga mulai menjadi fokus penyelenggara. On board camera dan computerized timing membuat F1 menyenangkan untuk ditonton. Beberapa pembalap terkenal era ini antara lain Niki lauda, Mario Andretti, James Hunt, dan Ronnie Peterson. (Foto: McLaren M23/Source: goodwood.com)
1980-1989: Medio 1980an menjadi transisi balap F1 modern. Mobil-mobilnya sudah menggunakan sasis carbon fiber, teknologi launch control, electronic traction control, hingga computerized data system. Tampilan mobilnya terlihat sudah familiar seperti mobil-mobil F1 di zaman sekarang yang stream-lined dan aerodinamis. Jagoan balap di era itu antara lain Ayrton Senna, Alain Prost, Nigel Mansell, dan Keke Rosberg. (Foto: McLaren MP4/4/Source: goodwood.com)
1990-1999: Memasuki era milenial, F1 turut mendapatkan ubahan teknologi yang cukup signifikan, seperti semi-automatic gearbox, ban teknologi baru, hingga elektronik mobil yang jauh lebih advance. Beberapa sirkuit baru di Brazil, Jepang, dan Kanada menjadikan balap formula benar-benar world wide. Balap F1 era 90an menjadi kemunculan sang legenda balap setelah Ayrton Senna, yaitu Michael Schumacer dan saingan terberatnya, Mika Hakkinen. (Foto: Ferrari F399/Source: goodwood.com)
2000-2009: Memasuki era 2000an, Formula 1 mulai berkembang pesat menjadi olahraga favorit di dunia. Unsur safety semakin ditingkatkan serta penurunan kubikasi mesin menjadi salah satu ciri dekade ini. Bintang-bintang baru seperti Fernando Alonso, Kimi Raikkonen, Felipe Massa, Jenson Button, Sebastian Vettel, Nico Rosberg, dan Lewis Hamilton. (Foto: McLaren MP4-20/Source: goodwood.com)
2010-2019: Era 2010an menjadi masa keemasan dari pembalap-pembalap F1 yang kita kenal sekarang namun sudah menjadi veteran. Mulai dari Sebastian Vettel, Lewis Hamilton, Valtteri Bottas, Fernando Alonso, Nico Rosberg, Sergio Perez, Daniel Ricciardo, Carlos Sainz, hingga Sergio Perez. Pada 2017, teknologi Safety bernama "Halo" disematkan sebagai roll bar pelindung pembalap. Kehadiran Halo ini membuat mobil F1 terlihat seperti "sandal jepit". (Foto: RedBull RB6/Source: snaplap.net)
2021-Sekarang: Setelah musim 2020 banyak seri yang dibatalkan karena pandemi COVID-19, balap Formula 1 kembali hadir dengan mobil yang lebih terlihat futuristis. Mesin hybrid, pelek model turbodisc, serta desain mobil dan perangkat aerodinamika memberikan tampilan modern. Musim 2023 sedang dipimpin oleh Max Verstappen, disusul oleh Sergio Perez, dan ketiga ada Fernando Alonso. Pembalap seperti Charles Leclerc, Lando Norris, dan George Russel menjadi pembalap yang sangat kompetitif. (Foto: Mercedes-AMG W14/Source: goodwood.com)

Rekomendasi

POPULER

    Berita Terkini Selengkapnya