Warga Sudan Selatan Melarikan Diri dari Konflik Sudan, Namun Kembali ke Krisis

Lebih dari 40.000 orang, sebagian besar warga Sudan Selatan, telah menyeberangi perbatasan ke Sudan Selatan sejak Sudan meletus dalam konflik hampir satu bulan yang lalu, namun banyak dari mereka yang kembali ke daerah yang tidak mampu mendukung mereka dan masih dilanda pertempuran.

oleh Arny Christika Putri diperbarui 11 Mei 2023, 11:00 WIB
Warga Sudan Selatan yang Melarikan Diri dari Konflik Sudan
Lebih dari 40.000 orang, sebagian besar warga Sudan Selatan, telah menyeberangi perbatasan ke Sudan Selatan sejak Sudan meletus dalam konflik hampir satu bulan yang lalu, namun banyak dari mereka yang kembali ke daerah yang tidak mampu mendukung mereka dan masih dilanda pertempuran.
Seorang perempuan membawa air di kepalanya dari rawa, dengan sebagian besar daerah tidak memiliki akses ke air minum bersih karena banjir bertahun-tahun yang belum pernah terjadi sebelumnya, di Canal-Pigi County, Sudan Selatan pada 4 Mei 2023. (AP Photo/Sam Mednick)
Lebih dari 40.000 orang - sebagian besar warga Sudan Selatan - telah menyeberangi perbatasan sejak Sudan dilanda konflik hampir sebulan yang lalu. (AP Photo/Sam Mednick)
Banyak dari mereka yang kembali ke daerah-daerah yang tidak dapat mendukung mereka dan masih dilanda pertempuran. (AP Photo/Sam Mednick)
Lima tahun perang dan banjir yang belum pernah terjadi sebelumnya telah mendorong Sudan Selatan ke dalam situasi yang mengerikan dengan lebih dari 75% dari 12 juta orang di negara tersebut membutuhkan bantuan kemanusiaan dan hampir 3 juta orang berada di ambang kelaparan. (AP Photo/Sam Mednick)
Awal bulan ini, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperingatkan bahwa 180.000 warga Sudan Selatan akan kembali ke negaranya pada bulan Agustus dan meminta lebih dari 95 juta dolar AS untuk bantuan mendesak. (AP Photo/Sam Mednick)
Namun, para pekerja bantuan mengatakan bahwa banyak orang yang tidak memiliki sarana untuk pulang atau tidak ingin kembali ke desa mereka karena masalah keamanan. (AP Photo/Sam Mednick)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya