Liputan6.com, Jakarta - Ketua DPP NasDem Sugeng Suparwoto mengungkap tengah diupayakan pertemuan Ketua Umum NasDem Surya Paloh dengan Presiden Joko Widodo. Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menjadi pembawa pesan tersebut.
Rencana pertemuan itu menjadi salah satu pembahasan antara Surya Paloh dan Luhut ketika bertemu di Wisma Nusantara, Jakarta, Jumat (6/5).
Advertisement
"Mereka berdua (Surya dan Luhut) berkomitmen untuk bertemu bertiga. Pak Jokowi, Pak Luhut, Pak Surya," ungkap Sugeng kepada wartawan, dikutip Sabtu (6/5).
Pertemuan itu diupayakan lantaran Surya Paloh merasakan ada hambatan psikologis untuk berkomunikasi dengan Jokowi. Pertanda itu dirasakan ketika Surya tidak diundang Jokowi ke Istana dalam pertemuan dengan enam ketua umum partai pro pemerintah.
Sugeng berharap, pertemuan Surya dan Jokowi bisa terjadi. Ia menginginkan tidak lagi ada ego masing-masing lantaran urusan perbedaan dukungan di Pilpres 2024.
"Ini lepaskanlah ego masing-masing dengan prevensi atau referensi calon kandidatnya masing-masing. Lepaskan itu," ujar Sugeng.
Surya berharap pertemuan dengan Jokowi itu menjadi contoh ke masyarakat. Untuk menunjukan teladan bahwa para pemimpin saling merangkul.
"Pak Surya tadi menyampaikan, bahwa kita bersyukur kalau suri tauladan pemimpin-pemimpin ini semuanya dengan sikap dasar yang baik, dengan moral yang baik pasti masyarakat akan tenang," ujar Sugeng.
Tunggu Waktu Tepat
Sebelumnya, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh berencana bertemu dengan Presiden Joko Widodo. Namun, Paloh masih menunggu waktu yang tepat untuk mengatur pertemuan itu.
"Nanti kita lihat waktunya, waktu Pak Jokowi kosong, ini kan beliau lagi berangkat lihat itu jalan yang rusak ya, sudah dimuat di media-media massa itu. Ada orang melihat mancing-mancing, Pak Jokowi periksa langsung itu. Nanti saya telepon coba," kata Paloh usai bertemu Luhut Pandjaitan di Wisma Nusantara, Kamis (5/5).
Dalam pertemuan dengan Luhut, kata Paloh, Menko Kemaritiman itu juga menyampaikan salam dari Presiden Jokowi. Disinggung soal tak diundang saat Jokowi kumpulkan ketum koalisi pemerintah, Paloh menjawab santai sambil tertawa.
"Pak Jokowi kan sudah jawab bahwa saya tidak diundang sama beliau kan, Hahaha," kata Paloh.
"Saya bisa pahami itu pasti Pak Jokowi menempatkan positioning beliau barangkali sebagai pemimpin koalisi partai-partai Pemerintahan ya dan beliau tidak menganggap lagi NasDem ini di dalam koalisi pemerintahan untuk sementara," imbuhnya.
Sumber: Ahda Bayhaqi/Merdeka.com