Liputan6.com, Jakarta - Asterix dan Obelix sepasang sahabat asal Galia yang merupakan karakter dari komik legendaris Obelix and Co. Beberapa kali kisah dua sahabat ini diadaptasi menjadi film animasi bahkan live action.
Rumah produksi Les Enfants Terribles Pathé Films asal Prancis pun menyuguhkan film franchise live action berjudul Asterix & Obelix: The Middle Kingdom. Film ini menghadirkan kembali petualangan Asterix dan Obelix dengan cerita fresh sekaligus ringan.
Advertisement
Sang sutradara, yaitu Guillaume Canet berperan sebagai Asterix bersama Gilles Lellouche sebagai Obelix. Ada pula bintang Prancis lainnya seperti Vincent Cassel, Jonathan Cohen, dan Marion Cotillard.
Meski jadi franchise kelima, film ini pertama kali menyajikan jalan cerita yang tidak diadaptasi dari komik. Film ini tayang di bioskop Tanah Air mulai Kamis (27/4/2023). Simak resensi film Asterix & Obelix: The Middle Kingdom yang berikut ini.
Awal Petualangan
Film ini mengisahkan dua prajurit Galia, Asterix (Guillaume Canet) dan Obelix (Gilles Lellouche), yang bersahabat sejak kecil. Suatu hari, masyarakat Desa Galia dikejutkan kedatangan Bankruptix (Jonathan Cohen) yang membawa putri dari Kekaisaran Tiongkok Han Xuandi, Sah Hee (Julie Chen) serta pengawalnya, Kah Rah Tay (Leanna Chea).
Mereka datang untuk meminta bantuan agar masyarakat Galia menyelamatkan permaisuri dan membebaskan kerajaan dari kudeta pangeran Deng Tsin Quin. Asterix dan Obelix sepakat menjalankan misi penyelamatan itu. Dengan berbekal ramuan ajaib Galia, mereka pergi ke Tiongkok.
Sementara itu, pangeran Deng Tsin Quin juga mencari bantuan ke Julius Caesar dan kerajaan Romawi.
Kisah yang Jadi Distraksi
Sekali lagi, ini kali pertama film Asterix & Obelix tidak mengadaptasi kisah dari komiknya. Tentu saja ini membuat jalan cerita Asterix & Obelix: The Middle Kingdom terasa fresh dan unik, terutama bagi penggemar duo Galia itu.
Secara general, kisah yang disuguhkan termasuk sederhana dan tidak berliku-liku. Hanya saja terlalu banyak detail yang dirasa kurang penting.
Seperti kisah romansa pada beberapa karakternya, Julius Caesar dan Cleopatra, Obelix dan Kah Rah Tay, juga cinta segitiga yang melibatkan Sah Hee. Memang hal ini dapat menjadi nilai komedi, tetapi seringkali terasa seperti distraksi untuk alur utama.