Liputan6.com, Jakarta Bulan Ramadhan segera berakhir, justru banyak kebaikan dan keberkahan dalam meningkatkan ibadah di malam-malam terakhir Ramadhan. Seluruh umat Muslim di dunia pun akan menyambut Hari Raya Idul Fitri. Menjelang Lebaran, banyak hal yang dilakukan umat Islam untuk menyambutnya.
Di sejumlah daerah di Indonesia punya cara masing-masing untuk merayakannya. Biasanya sebelum Hari Raya Idul Fitri akan dimeriahkan dengan pawai takbir. Namun tradisi sebagai penanda Ramadhan berakhir tampak berbeda di beberapa daerah ini.
Advertisement
Masyarakat Riau dan sekitarnya punya tradisi yang bernama Lampu Colok. Khusus malam-malam terakhir Ramadan di daerah tersebut selalu diterangi dengan Lampu Colok. Lampu yang terbuat dari bekas botol minuman dan dipadu dengan sumbu berbahan bakar minyak tanah. Biasanya dipasang pada malam ke 27 Ramadhan.
Pada masa lampau, Lampu Colok digunakan sebagai penerang jalan ke masjid, karena dulu belum ada lampu penerang. Namun kini Lampu Colok dirangkai dengan kreativitas luar biasa. Bahkan penampakannya bikin takjub, seperti yang diunggah oleh beberapa warganet Twitter ini. Berikut 6 potret tradisi unik Lampu Colok, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Rabu (19/4/2023).