Prabowo Yakin Penentuan Capres Koalisi Besar Tidak Alot, Pengamat: Kuncinya di Golkar

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto yakin koalisi besar akan terbentuk. Bahkan, menurut dia, pembahasan capres dan cawapres di Koalisi Besar tidak akan berjalan alot.

oleh Nasrul FaizDiperbarui 07 April 2023, 22:26 WIB
Lima ketum parpol koalisi pemerintah menggelar pertemuan bersama Presiden Jokowi di Kantor DPP PAN, Jaksel, Minggu (2/4/2023). Mereka adalah Prabowo Subianto, Airlangga Hartarto, Muhaimin Iskandar, Muhamad Mardiono, dan Zulkifli Hasan. (Liputan6.com/ Nanda Perdana Putra)

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto yakin koalisi besar akan terbentuk. Bahkan, menurut dia, pembahasan capres dan cawapres di Koalisi Besar tidak akan berjalan alot.

Menanggapi hal itu, Pengamat Politik, Ujang Komaruddin melihat hal yang sama. Sebab, dalam Koalisi Besar yang terpenting adalah posisi Golkar.

“Yang paling penting bagaimana Golkar menerima tidak. Karena partai Golkar dalam munas menegaskan mengusung Airlangga Capres,” ujar Ujang, Jumat (7/4/2023).

Diketahui, lima partai politik tengah menjajaki untuk membangun koalisi besar. Di antaranya, Gerindra, Golkar, PKB, PAN, dan PPP. Lima ketua umum parpol telah bertemu langsung bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhir pekan lalu.

“Tinggal Airlangga sebenarnya, yang lain sekarang seperti Zulkifli Hasan dan Mardiono ikut saja,” kata Ujang.

Perihal konfigurasi capres dan cawapres, Ujang mengatakan, Koalisi Besar juga nampaknya tak bakal mengalami kesulitan. Sebab, ada Presiden Jokowi sebagai king maker di sana.

Dia memaparkan dalam data berbagai survei, hanya tiga tokoh yang memiliki elektabilitas capres tinggi. Yakni, Prabowo Subianto, Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo.

“Capres yang elektabilitasnya tinggi di antara internal koalisi besar tidak lain hanya Prabowo,” kata Ujang.

Tak Yakin Usung Ganjar

Momen akrab Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto saat meninjau panen raya di ladang sawah Ambal, Kabupaten Kebumen. (Istimewa)

Lebih lanjut, Ujang tak yakin Koalisi Besar akan mencapreskan Ganjar. Terlebih, usai isu penolakan Ganjar terhadap Israel yang bermain di Piala Dunia U-20 di Indonesia.

“Satu-satunya yang ada di internal yaitu Prabowo. Logikanya kan begitu,” ujar Ujang.

Sementara untuk Cawapres, Ujang menilai, bisa diambil dari internal atau eksternal Koalisi Besar. Misalnya saja, di internal ada Airlangga Hartarto. Dari luar ada sosok Erick Thohir dan Khofifah Indar Parawansa.

“Kita lihat saja perkembangan apakah cawapresnya dari internal atau dari luar,” tutur Ujang lagi.

Infografis Ragam Tanggapan Wacana Duet Prabowo-Ganjar di Pilpres 2024. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

    Berita Terkini Selengkapnya