Resensi Film John Wick 4: Duel Satu Lawan Satu Paling Mematikan Dalam Sejarah, Klasik Sekaligus Penuh Gaya

Dari insiden berdarah di hotel Continental Osaka Jepang hingga duel satu lawan satu di Prancis, John Wick chapter 4 adalah sekuel action terbaik tahun ini.

oleh Wayan DianantoDiterbitkan 07 April 2023, 17:30 WIB
Dari insiden berdarah di hotel Continental Osaka Jepang hingga duel satu lawan satu di Prancis, John Wick chapter 4 adalah sekuel action terbaik tahun ini. (Foto: Dok. Lionsgate)

Liputan6.com, Jakarta Salah satu raksasa Hollywood yang paling ditunggu tahun ini bisa jadi John Wick 4. Tayang di bioskop sejak pekan terakhir Maret 2023, karya sineas Chad Stahelski ini masih perkasa menguasai layar lebar.

John Wick: Chapter 4 membawa sang tokoh utama terbang dari ingar bingar New York City, AS, ke hotel prestisius Osaka Continental, Jepang. Di sana, John Wick bertemu kawan lawas, Shimazu Koji (Hiroyuki Sanada).

Koji salah satu tokoh baru dengan peran krusial dalam dunia John Wick yang makin gila. Keanu Reeves tetap di posisi sentral. Hidupnya makin rumit kalau tak mau dibilang sulit. Namun menyerah tak pernah jadi pilihan.

Chapter 4 yang digagas Lionsgate sejak Mei 2019 adalah perjalanan paling berisiko. Penulis skenario Shay Hatten dan Michael Finch punya alasan kuat mengapa harus bercerita sepanjang 169 menit untuk jilid keempat John Wick. Berikut resensi film John Wick Chapter 4.

 


Marquis Vincent Versus Wick

Keanu Reeves sebagai John Wick dalam John Wick Chapter 4. (Foto: Dok. Lionsgate)

Charon (Lance Reddick) dan Winston (Ian McShane) menghadap Marquis Vincent (Bill Skarsgard), anggota High Table baru yang berkuasa. Pertemuan rahasia ini membahas John Wick yang berstatus Excommunicado namun tak kunjung bisa dieksekusi seluruh kota.

Pertemuan segitiga ini berakhir dengan dua kejadian tragis. Salah satunya, peledakan New York Continental sebagai statement tegas High Table. “Kesempatan kedua adalah suaka bagi orang-orang gagal,” kata Marquis sebelum meninggalkan ruang pertemuan.

High Table mengerahkan agen terbaiknya setelah melacak keberadaan John Wick di Osaka Continental. Atas nama persahabatan, Koji dan putrinya, Akira (Rina Sawayama) membantu John Wick menghindari pengejaran. Osaka Continental pun jadi arena pertumpahan darah.

Marquis rela membayar puluhan juta dolar AS asal John Wick terbunuh. Dua jagoan yang belakangan direkrut, Caine (Donnie Yen) dan The Tracker (Shamier Anderson). Muncul ide gila, pakai tradisi lawas untuk melepaskan diri dari status Excommunicado John Wick.

John Wick yang kehilangan nama keluarga mendatangi Katia (Natalia Tena). Keduanya menjalani ritual pemulihan nama keluarga. Dengan nama keluarga yang didapat, John Wick menantang Marquis duel satu lawan satu di Paris, persis saat fajar menyingsing.

Lanjut Baca:

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya