Agatha Chelsea Rajin Olahraga Sejak 2 Tahun Lalu, Dari Kardio Hingga Tarik Napas Healing Sejenak

Dua tahun lalu titik balik Agatha Chelsea untuk bergaya hidup sehat. Ia menekuni olahraga kardio hingga ambil jeda tarik napas sejenak untuk headling ekspres.

oleh Wayan DianantoDiperbarui 11 Januari 2024, 23:26 WIB
Dua tahun lalu titik balik Agatha Chelsea untuk bergaya hidup sehat. Ia menekuni olahraga kardio hingga ambil jeda tarik napas sejenak untuk headling ekspres. (Foto: Dok. Instagram @agatha_chelsea)

Liputan6.com, Jakarta Dua tahun lalu adalah titik balik Agatha Chelsea untuk menjalani menjalani gaya hidup sehat. Ia menjadi rajin berolahraga untuk menopang daya tahan tubuh. Titik balik ini bermula ketika pandemi Covid-19 melanda Indonesia sejak Maret 2020.

Kala itu, gaya hidup masyarakat berubah. Mayoritas bekerja dari rumah. Kuliah pun tak lagi di kampus melainkan via Zoom. Saat berada di rumah, kehidupan serasa melambat. Sehari dua hari, Agatha Chelesa sangat menikmati.

Berhari-hari setelahnya, terbit pertanyaan: Aduh, mau ngapain lagi ya? Ia lantas mencermati orang-orang terdekat yang menolak diam atau bermalas-malasan. Ayahnya, Terryanto, mulai menekuni olahraga boxing.

“Terus melihat lingkungan semua mulai aktif. Ada yang bersepeda, mulai lari, keluargaku semua mulai olahraga. Khususnya, papaku mulai aktif boxing. Adikku mulai nge-gym,” katanya seraya menambahkan, “Makanya aku merasa perlu lebih banyak gerak.”


Dimulai dengan Olahraga Kardio

Agatha Chelsea. (Foto: Dok. Instagram @agatha_chelsea)

Masih segar dalam ingatan Agatha Chelsea, olahraga pertama yang dipilihnya selama pandemi Covid-19 adalah kardio. Baru berolahraga beberapa menit, badan kecapaian. Bintang film Ada Cinta di SMA tak patah semangat.

“Enggak langsung jadi rutin olahraga. Awalnya kayak, iseng kardio, aduh capai, setop dulu. Aduh, pengin olahraga lagi, mulai lagi pelan-pelan. Dengan umurku yang sekarang, masih tergolong muda, harus mulai concern pada kesehatan sedini mungkin,” ujar Agatha Chelsea.

Ia menyemangati generasi muda agar tidak minder jika di awal, hanya bisa berolahraga 15 menit. Tak masalah 15 menit dulu. Lalu ditingkatkan menjadi 30, 45 atau 60 menit. Jangan ngoyo, yang penting rutin. Itulah prinsip Agatha Chelsea. Lama-lama, olahraga jadi gaya hidup.

Agatha Chelsea menyampaikan ini kala menghadiri Konferensi Pers Peluncuran Isoplus Coco dalam program KapanLagi Buka Bareng di Senayan Park Jakarta, baru-baru ini. Ia didapuk menjadi brand ambassador atau duta Isoplus Coco.

 


Olahraga Butuh Proses

Agatha Chelsea. (Foto: Dok. Instagram @agatha_chelsea)

Agatha Chelsea mengingatkan, rajin berolahraga butuh proses. “Makanya mulai latihan dari awal tahun lalu. Selama berolahraga aku bawa satu dua botol Isoplus Coco, lalu nyetok juga di rumah. Selain mengganti ion tubuh yang hilang saat olahraga, rasanya segar,” cetusnya.

Lanjut Baca:

Saat lelah karena syuting seharian, sibuk bikin konten, atau sehabis berolahraga, Agatha Chelsea menghidrasi tubuh dengan minuman yang excellent. Pilihannya jatuh pada minuman dengan 7 ion lengkap plus cita rasa air kelapa muda Thailand yang manisnya tak berlebihan. Dalam kesempatan itu, Sport and Clinical Nutritionist, dr. Yohan Samudra, SpGK, AIFO-K, mengingatkan, tubuh manusia terdiri 70 persen air. Kekurangan cairan membuat tubuh dehidrasi yang ditandai dengan sulit konsentrasi, kurang energi, sering menguap, hingga sakit kepala. “Minuman isotonik memiliki kandungan ion dan elektrolit yang mirip dengan cairan tubuh, lebih mudah diserap dan cepat menggantikan cairan tubuh yang hilang. Ia menjaga performa dan daya tahan otot, dapat mengembalikan energi segera setelah aktif beraktivitas,” ulasnya.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya