Mahu (Maluku) Harus Wassalam dari Kompetisi AKSI Indonesia 2023

Azid (Garut) berhasil meraih poin tertinggi di babak Top 18 AKSI Indonesia 2023.

oleh Aditia SaputraDiterbitkan 31 Maret 2023, 20:20 WIB
Penampilan Mahu (Maluku) di AKSI Indonesia 2023

Liputan6.com, Jakarta Kompetisi dakwah antar ustaz dan ustazah di panggung Akademi Sahur Indonesia (AKSI) 2023 babak Top 18 masih terus berlanjut tadi pagi (31/03) dengan penampilan dari Kloter Al-Malik yakni Azid (Garut), Mansur (Aceh), dan Mahu (Maluku). Mamah Dedeh, Ustaz Subki Al-Bughury, Ustaz Wijayanto, Ustaz Solmed, serta KH. Nurul Badruttamam, MM. (Sekretaris LD PBNU) hadir langsung menilai seluruh tausiah yang disampaikan ustaz dan ustazah dari Kloter Al-Malik. 

Azid (Garut) membuka kompetisi dengan tema tausiah “Pentingnya Menjaga Silaturahmi”. “Tidak akan masuk surga, orang yang memutus silaturahmi”, tutur Azid (Garut) dalam tausiahnya. 

Total poin sebesar 463 poin berhasil dikumpulkan Azid (Garut) dari seluruh Dewan Juri dimana nilai tertinggi diberikan oleh Ustaz Solmed sebesar 94 poin. 

“Ini merupakan tema yang sangat penting sehingga saya berikan poin yang tinggi. Silaturahmi bisa melalui media apa saja salah satunya juga melalui TV seperti program AKSI Indonesia ini," ujar Ustaz Solmed. 

 


Imam Favorit

Aziz (Garut) membuka penampilan di AKSI Indonesia 2023

Ustaz Wijayanto juga mengungkap bahwa Azid (Garut) merupakan imam favorit di masjidnya. Selain aktif berdakwah, Azid (Garut) juga sangat menyukai olahraga sepak bola. "Ustaz apa perbedaan ustaz dengan bola? Kalau bola gol-nya ke gawang, kalau kamu ke hati aku," ujar Lady Rara yang langsung mengundang gelak tawa seluruh host dan Dewan Juri.

Tema tausiah “Warisannya Nabi Adalah Ilmu” disampaikan Mansur (Aceh) dengan penuh semangat dan berhasil menarik perhatian seluruh Dewan Juri dengan perolehan total poin tertinggi sebesar 471 poin.

"Melihat penampilan ustaz tadi semangatnya sampai ke kita semua. Tema yang disampaikan tentang ilmu disertai dengan semangat penyampaiannya mengingatkan kita semua supaya jangan sekedar mencari harta dalam kehidupan dunia tetapi ilmu yang akan menjadikan kita beribadah dengan benar sehingga pahala terus berdatangan untuk kita," tutur Ustaz Subki Al-Bughury.

Spesial di AKSI Indonesia 2023 tadi pagi pemirsa Indosiar berkesempatan “Grebek Sahur” bersama keluarga Uyaina Arshad (Putri Muslimah Asia 2018) di Malaysia. Uyaina bercerita bahwa azan Subuh di Malaysia sekitar jam 6 pagi dan Ramadan tahun ini terasa lebih spesial karena sudah memiliki momongan.

Lanjut Baca:

"Alhamdulillah Uyaina sudah menjadi ibu yang baik, istri yang baik, dan dia juga banyak menjaga saya," puji Raja Syahiran suami Uyaina Arshad.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya