Liputan6.com, Jakarta Sebelum diujikan pada manusia, berbagai penelitian kerap melibatkan kelinci percobaan. Tak heran jika kegagalan penelitian kerap menimpa hewan-hewan yang sengaja dikorbankan jadi kelinci percobaan. Meski dipandang hanya sebatas hewan, beberapa lembaga penelitian punya cara unik untuk mengenang dan memberikan penghormatan kepada “kelinci percobaan”.
Advertisement
Melansir dari Amusing Planet, menurut perkiraan Akademi Ilmu Pengetahuan Nasional Amerika Serikat, sekitar 22 juta vertebrata digunakan setiap tahun di Amerika Serikat untuk penelitian dan pengujian. Sebanyak 85% dari hewan-hewan tersebut adalah tikus, yang merupakan hewan pilihan para peneliti biomedis di seluruh dunia untuk penelitian mengenai berbagai hal.
Mulai dari kanker hingga efek perjalanan ruang angkasa pada tubuh manusia dijajal pada hewan-hewan kelinci percobaan. Oleh karenanya, komunitas penelitian ilmiah punya cara mereka menghormati kelinci percobaan. Salah satunya mendirikan monumen patung yang bakal mengungkap lewat jasa besarnya di dunia penelitian.
Ada banyak hewan yang berakhir jadi kelinci percobaan, kini hewan-hewan tersebut terpampang bersama jasanya di sebuah monumen yang tersebar di seluruh dunia. Berikut Liputan6.com merangkum monumen kelinci percobaan melansir dari Amusing Planet, Kamis (23/3/2023).