Skandal Terungkap, ZTE Tak Pakai Chip Tercanggih Qualcomm

Qualcomm mengatakan prosesor yang dibenamkan di Grand Memo adalah Snapdragon 600 dan bukan Snapdragon 800 seperti yang sudah disebut ZTE.

oleh Ari WicaksonoDiterbitkan 27 Februari 2013, 17:08 WIB
Qualcomm mengatakan prosesor yang dibenamkan di Grand Memo adalah Snapdragon 600 dan bukan Snapdragon 800 seperti yang sudah disebut ZTE.

Ajang Mobile World Congress 2013 diwarnai skandal yang melibatkan produsen smartphone asal Cina, ZTE. Kemarin, ZTE baru saja memperkenalkan phablet Grand Memo yang diklaim menggunakan chipset Snapdragon 800 besutan Qualcomm.Snapdragon 800 merupakan chip tercanggih dan teranyar yang diproduksi Qualcomm. Dengan dibenamkannya Snapdragon 800, maka ZTE Grand Memo menjadi perangkat pertama yang menggunakan chip buatan perusahaan asal Amerika Serikat itu.Namun Qualcomm memberikan bantahan. Dilansir dari Phone Arena, Rabu (27/2/2013), Qualcomm mengatakan prosesor yang dibenamkan di Grand Memo adalah Snapdragon 600 dan bukan Snapdragon 800 seperti yang sudah disebut ZTE.ZTE sendiri mengaku menggunakan Snapdragon 800 di rilis pers saat MWC 2013 berlangsung. Tapi kepada Engadget dan GSM Arena, ZTE mengaku menggunakan Snapdragon 600. Meski begitu, ZTE tetap tak mengganti rilis pers yang mengaku memakai Snapdragon 800.Bahkan menurut Android Police, ZTE Grand Memo yang dipamerkan di MWC 2013 juga tak menggunakan Snapdragon 600. Saat Android Police berkunjung ke booth ZTE, Grand Memo diketahui menggunakan Snapdragon Pro S4 APQ864. Tak hanya itu, bahkan Android Police juga menemukan kalau phablet ZTE itu memakai RAM 1 GB. Padahal di rilis pers ZTE mengaku memakai RAM 2 GB.Perbedaan spesifikasi dalam rilis pers yang diberikan ZTE dengan yang digunakan Grand Memo tentu bisa menjatuhkan reputasi ZTE. Namun hingga kini belum ada klarifikasi resmi dari ZTE terkait perbedaaan spesifikasi ini.Dengan banyaknya penyimpangan informasi ini, tentu konsumen yang akan dirugikan. ZTE Grand Memo sepertinya masih belum memiiki kejelasan spesifikasi. Tentu banyak calon pembeli yang memilih untuk menunda pembelian. (GAL)

Tag Terkait

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya