Bus Transjakarta juga menggunakan sasis Hino untuk bus regulernya dengan sasis berjenis High Deck. Adapun sasis Hino yang banyak digunakan pada bus Transjakarta adalah Hino RK-8 R260 yang ditenagai dengan mesin J08E-UF dengan tenaga maksimal hingga 260hp dengan kapasitas 7684cc dengan suspensi leaf spring. Adapun sasis Hino lainnya yang digunakan adalah RN 285, dan Hino RK1JSNL berbahan bakar gas.
Mercedes-Benz OH 1626 juga merupakan salah satu sasis bus yang dipakai oleh Transjakarta. Sasis ini merupakan sasis space frame yang menggunakan mesin OM-906 LA 6374cc yang dapat menghasilkan tenaga maksimal hingga 260hp pada 2200rpm dengan torsi hingga 950nm pada 1200-1600rpm dengan suspensi udara.
Mercedes-Benz OC 500 RF 2542 adalah salah satu sasis bus premium dari Mercedes-Benz yang digunakan oleh Transjakarta. Sasis ini ditenagai mesin OM 457 LA 11967cc yang dapat menghasilkan tenaga hingga 422hp pada 1900rpm dan torsi hingga 1900nm pada 1100rpm. Sasis ini sudah menggunakan suspensi udara dan digunakan Transjakarta sebagai bus BRT reguler dan bus tingkat wisata.
Sasis ini merupakan sasis dengan mesin yang memiliki tenaga terbesar di Indonesia untuk saat ini. MAN R37 dilengkapi dengan mesin D2676 common rail 12.419 cc yang mampu menghasilkan tenaga hingga 460hp pada 1900rpm dan torsi 2100nm pada 1000-1400rpm. Transjakarta menggunakan sasis ini pada armada bus tingkat wisata mereka.
Transjakarta juga memiliki sasis Volvo B11R dalam versi tenaga 370hp dalam jajaran armada mereka. Sasis ini merupakan sasis pabrikan swedia yang terkenal dengan sistem keselamatannya yang bagus. Sasis ini dilengkapi dengan mesin D11A 6 silinder yang menghasilkan tenaga hingga 370hp dan torsi 1770nm. Sasis ini digunakan sebagai bus BRT reguler Transjakarta.
Bus Metro Trans biasanya menggunakan sasis berjenis low dek karena bus ini memiliki pemberhentian berupa halte yang rendah dan terletak dipinggir jalan. Adapun bus ini menggunakan sasis Scania K 250 UB dengan mesin solar 9.000cc yang memiliki tenaga hingga 250HP pada 1900rpm dan torsi 1250nm pada 1.000-1.350rpm.
Selain sasis Scania low deck, Transjakarta juga menggunakan sasis high deck. Salah satunya adalah Scania K 310 IB yang memiliki 3 sumbu roda. Sasis ini ditenagai mesin diesel DC9 9.300cc yang dapat menghasilkan tenaga hingga 310hp pada 1.900rpm dan torsi 1.550nm pada 1.000-1.350rpm. Sasis ini digunakan sebagai bus BRT Reguler . Selain seri K 310 IB, Transjakarta juga menggunakan sasis K 310 UB yang digunakan sebagai bus tingkat wisata dengan bodi Jetbus 2+ SDD dengan atap terbuka.
Scania K 320 IA adalah sasis bus gandeng dengan mesin berbahan bakar gas yang sudah berstandar emisi Euro 6. Mesin dari sasis ini mampu menghasilkan tenaga hingga 320hp pada 1.900rpm dan torsi hingga 1.500nm pada 1.000-1.400rpm dan dilengkapi suspensi udara. Sasis ini digunakan sebagai bus BRT reguler.