Sandiaga soal Duet dengan Anies Baswedan di Pilpres 2024: Kami Sekarang Berbeda Tugas

wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno merespons isu politik yang memintanya untuk kembali berduet dengan Anies Baswedan pada Pilpres 2024.

oleh Yusron FahmiDiperbarui 03 Maret 2023, 14:36 WIB
Sandiaga Uno ketika menghadiri East Indonesia Tourism and Invesment Summit 2023 di Hotel Claro Makassar, Jalan A P Pettarani, Mannuruki, Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan pada Jumat (3/3/2023). (Istimewa)

 

 

Liputan6.com, Jakarta - wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno merespons isu politik yang memintanya untuk kembali berduet dengan Anies Baswedan pada Pilpres 2024. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) ini, mengapresiasi wacana tersebut.

"Dunia politik itu dinamis ya, tapi sekarang ini kan tentunya dalam kontestasi demokrasi yang sudah memasuki tahapan selanjutnya, partai politik mulai menyiapkan dan aspirasi-aspirasi itu bisa tentunya kita apresiasi," ungkap Sandiaga Uno, di Kota Makassar, Sulawesi Selatan pada Jumat (3/3/2023).

 

Sandi menyataka, lima tahun usai Pilkada DKI Jakarta 2027, sudah banyak perubahan, baik dirinya maupun Anies. Dia memimpin Kemenparekraf di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi. Sedangkan Anies Baswedan di Koalisi Perubahan tiga partai, yakni Partai NasDem, Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

"Saya pernah bermitra dengan Pak Anies pada saat Pilgub 2017, dan menuai hasil yang positif, namun kami sekarang berbeda tugas," ungkapnya.

"Saya ini di Kementerian di bawah Bapak Presiden Jokowi dan Partai di bawah Pak Prabowo, kami mengusung konsep keberlanjutan dan percepatan pembangunan," jelasnya.

Konsep tersebut, dijelaskan Sandiaga Uno difokuskan kepada keberlanjutan sekaligus percepatan pembangunan yang telah dilakukan selama era kepemimpinan Jokowi. Sehingga, kebijakan serta pembangunan yang telah berjalan sejak delapan tahun belakangan dapat tuntas terselesaikan.

Usulan PKS

Gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan-Sandiaga Uno membaca puisi pada puncak perayaan Milad ke 19 PKS di Jakarta, Minggu (30/4). Anies-Sandi membaca puisi karya Taufik Ismail "Membaca Tanda-tanda". (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Juru Bicara Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Muhammad Iqbal menyatakan partainya berpeluang mengusung Sandi untuk dipasangkan dengan Anies Baswedan. 

"Saat ini, PKS belum menentukan cawapres, artinya Sandi masih berpeluang untuk bisa diusung PKS. Siapa saja berpeluang, termasuk Sandi, apalagi punya survei yang tinggi dan pernah menang bersama Anies," katanya di Jakarta, Rabu, (22/2/2023).

 Apalagi, kata Iqbal, Sandi adalah sosok yang cukup dekat dengan PKS dan pernah diusung bersama Anies Baswedan saat Pilgub DKI lalu. 

"Saya kira Mas Sandi ini adalah orang yang sangat dekat dengan PKS, karena pernah diusung dan ini adalah pasangan yang pernah menang, artinya kami menyambut baik survei Mas Sandi yang tinggi," katanya menegaskan.

Infografis PAN Beri Kode Usung Ganjar-Erick pada Pilpres 2024. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

    Berita Terkini Selengkapnya