Liputan6.com, Jakarta Dua puluh tahun sejak kelahirannya di ranah musik independen Tanah Air, grup duo bernama Santamonica menghadirkan kejutan manis kepada para penggemarnya memasuki awal tahun 2023 ini.
Duo electro-pop yang digawangi Anindita Saryuf (Sistine) dan Joseph Saryuf (Iyub) ini, hadir dengan EP (extended play) alias album mini berjudul Aquarius yang terdiri dari dua trek, "Aquarius" dan "Wanderlust (Reimagined)".
Advertisement
Rilisan baru ini hadir menyusul kesuksesan besar konser showcase Santamonica bertajuk "Wanderlust" yang diselenggarakan mereka pada 27 Desember 2022 silam.
Dengan promosi yang minimal, mereka berhasil menggerakkan para penggemar untuk berkumpul di Dingdong Disko, Jakarta. Tak hanya sebagai perkenalan apik terhadap EP Aquarius, namun juga menjadi pesta perayaan penutupan tahun.
Showcase yang magis dan penuh euforia itu, sukses membangkitkan nostalgia sekaligus imajinasi penggemar terhadap sosok Santamonica kini dan di masa depan. Menciptakan suasana yang akrab namun tetap spektakuler.
Rangkaian Menuju Perilisan Album Baru
"Aquarius" merupakan bagian dari rangkaian menuju perilisan album baru Santamonica yang akan hadir tahun ini. Santamonica merencanakan perilisan bertahap yang masing-masing terdiri dari dua single hingga mencakup keseluruhan album.
Trek-trek pada EP Aquarius dikatakan oleh Iyub merupakan “harta karun yang hampir terlupakan”. Berupa materi-materi lagu di arsip studio recording Santamonica sejak 2008 silam yang kemudian dikerjakan kembali oleh keduanya. Secara keseluruhan, memakan waktu hingga belasan tahun dalam pengerjaannya.
Iyub juga menjelaskan bahwa ia membutuhkan lebih dari satu dekade dalam bereksperimen hingga akhirnya mendapatkan sound Santamonica yang sekarang.
“'Aquarius' dan lagu-lagu baru Santamonica yang akan dirilis tahun ini adalah hasil dari tumbuh kembang saya sebagai musisi, di mana saya (dan Santamonica) terus bertransformasi dan evolve, karena Santamonica yang sekarang tentunya juga tidak sama dengan di tahun 2007 saat membuat album Curiouser & Curiouser,” ujar Iyub.
Menurut Sistine (pseudonym yang dipakai oleh Anindita Saryuf sebagai musisi), single “Aquarius” adalah sebuah metafora yang mengisahkan sebuah cerita besar dalam perjalanan hidup manusia yang dapat dipahami secara berbeda-beda bagi masing-masing orang.