PSG vs Bayern, Mbappe Dipaksa Main Meski Cedera?

Kylian Mbappe sebelumnya diprediksi absen saat PSG menghadapi Bayern Munich.

oleh Muhammad YantoDiterbitkan 14 Februari 2023, 13:45 WIB
Penyerang Paris Saint-Germain (PSG) Kylian Mbappe meringis kesakitan dalam pertandingan Ligue 1 Prancis melawan  Montpellier di Stadion State La Mosson, Montpellier, Prancis, Rabu, 1 Februari 2023. (AP Photo/Thibault Camus)

Liputan6.com, Jakarta Paris Saint-Germain (PSG) bakal menjamu Bayern Munich pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Stadion Parc des Princes, Rabu dini hari WIB, (15/2/2023).

Pada awalnya, PSG dikabarkan tidak akan diperkuat oleh pemain andalannya, Kylian Mbappe. Penyerang Timnas Prancis itu mengalami cedera saat PSG bertandang ke markas Montpellier pada pekan ke-21 Liga Prancis 2022/2023, Kamis (2/2/2023) WIB.

PSG memberikan pernyataan resmi bahwa Mbappe menderita cedera paha dan harus absen selama tiga minggu. Jika mengacu pada pernyataan itu, Mbappe seharusnya baru bisa merumput pekan depan.

Namun, yang mengejutkan adalah tiba-tiba Mbappe sudah sembuh dan mulai berlatih kembali. Pemenang Piala Dunia 2018 itu juga masuk dalam skuad PSG yang akan menghadapi Bayern.

Lantas, muncul dugaan bahwa PSG memaksakan kondisi Mbappe. Pasalnya, kemampuan Mbappe sangat dibutuhkan untuk laga penting dan krusial seperti melawan Bayern.

Terkait hal itu, pelatih PSG Christophe Galtier, menerangkan bahwa dirinya belum memutuskan apakah Mbappe akan tampil melawan Bayern. Saat ini, ia masih melihat perkembangan kondisi pemain 24 tahun itu.

"Pertanyaan pertama yang bakal diajukan pada Kylian adalah bagaimana perasaanya, bagaimana ia melihat situasi dirinya. Akan ada diskusi dengan staf medis," kata Galtier, dilansir laman resmi Liga Champions.

"Kylian Mbappe sudah bekerja keras untuk bisa mendapatkan kesempatan ikut berpartisipasi di laga ini," ujarnya, menambahkan.

Lebih lanjut, Galtier menyatakan jika Mbappe ada di dalam daftar tim saat pertandingan lawan Bayern, dirinya tidak akan menjadikan sang pemain hanya sebagai penghangat bangku cadangan.

"Ada di bangku cadangan untuk [sekadar] menakuti lawan? Bila dia ada di daftar tim, dia akan tampil di lapangan. Berapa lama dia akan tampil, saya pun tidak tahu." ucapnya.


Tak Mau Alasan

Pelatih PSG, Christophe Galtier memimpin sesi latihan di Saint-Germain-en-Laye, sebelah barat Paris pada 13 Februari 2023. PSG akan bertanding melawan wakil Jerman Bayern Muenchen pada pertandingan babak 16 besar Liga Champions. (AFP/Franck Fife)

PSG dalam kondisi sulit jelang melawan Bayern. Dalam dua laga terakhir PSG selalu kalah. Saat melawan Marseille, PSG kalah 1-2 sehingga tersingkir di ajang Coupe de France.

Imbasnya, PSG kembali gagal mendapatkan gelar Coupe de France. Musim lalu PSG juga gagal di ajang Coupe de France.

Lanjut Baca:

Selain gagal di Coupe de France, akhir pekan lalu, PSG kalah 1-3 dari Monaco di ajang Liga Prancis. Kekalahan itu memang belum menggoyahkan PSG di puncak klasemen sementara Liga Prancis. Namun, posisi mereka semakin dekat dengan Marseille yang ada di posisi dua klaseme. PSG ada di posisi puncak klasemen sementara dengan 54 poin dari 23 laga. Marseille di posisi dua klasemen sementara dengan 49 poin dari 23 laga. Meski begitu, Galtier menegaskan enggan menjadikan kondisi tersebut sebagai alasan. Dia menyebut, duel nanti menjadi momen kebangkitan untuk timnya. "Tidak akan ada alasan setelah laga ini. Bayern juga mengalami periode sulit setelah Piala Dunia. Sejak saat itu mereka bisa tampil bagus." ucapnya "Sedangkan saat ini kami tidak [dalam kondisi bagus]. Namun kini saya punya skuad yang lebih komplet dibandingkan laga sebelumnya," jelasnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya