Liputan6.com, Jakarta Membicarakan soal film tidak akan habisnya. Dari tahun ke tahun, selalu ada saja film terbaik yang dirilis dan memiliki jalan cerita dan diproduksi dengan apik. Film-film tersebut tak jarang mendapatkan sejumlah penghargaan bergengsi.
Memang, deretan film terbaik masih didominasi oleh Hollywood. Bagaimana tidak? Industri perfilman Hollywood masih menjadi kiblat dari industri film dunia.
Advertisement
Film yang diproduksi Hollywood, tak hanya memperlihatkan sinematografi, penyutradaraan, dan penulisan skrip yang apik, tapi kerap kali memberikan pesan moral yang mendalam. Itulah mengapa Hollywood kerap menelurkan film terbaik yang layak ditonton.
Secara ilmiah, film merupakan media komunikasi yang bersifat audio visual untuk menyampaikan suatu pesan kepada sekelompok orang yang berkumpul di suatu tempat tertentu.
Selain itu, film juga dianggap sebagai media komunikasi massa yang ampuh terhadap massa yang menjadi sasarannya, karena sifatnya yang audio visual, film mampu bercerita banyak dalam waktu yang singkat.
Dan saat menonton film, penonton seakan-akan dapat menembus ruang dan waktu yang dapat menceritakan kehidupan dan bahkan dapat mempengaruhi khalayak.
Sebagai Sarana Penyampaian Pesan
Terdapat dua sisi film yang terlihat, ada yang menganggap film merupakan sebuah tayangan hiburan semata, ada pula yang menganggap film adalah sebuah media penyampai pesan yang dapat memberikan pembelajaran bagi penontonnya.
Film dapat menjadi medium pembelajaran yang baik bagi penonton dan tidak semata menghibur. Pasalnya, film mampu menyampaikan pesan langsung lewat gambar, dialog, dan lakon sehingga menjadi medium yang paling efektif untuk menyebarkan misi, gagasan, dan kampanye, apapun itu.
Hal itu terjadi, karena pada dasarnya film selalu merekam realitas yang tumbuh dan berkembang di dalam suatu masyarakat dan kemudian memproyeksikan ke dalam layar.
Ragam film terbaik telah diproduksi sebagai sarana hiburan maupun penyampaian pesan bagi khalayak yang menonton. Kekuatan format audio- visual dalam film dinilai mampu menyentuh perasaan dan moral khalayak.
Film sering menjadi wadah bagi pembuatnya untuk menyampaikan pesan moral yang tersirat bagi penonton dari film tersebut. Pesan-pesan tertentu dalam sebuah film dikomunikasikan untuk dibaca, atau di-decode-kan oleh penonton, dan selanjutnya memengaruhi pemahaman individu penonton.