Liputan6.com, Jakarta - Persatuan Robotika Seluruh Indonesia (PRSI) menghadiri rapat koordinasi yang digelar oleh Sekretariat Wakil Presiden Republik Indonesia (Setwapres RI) khususnya Bidang Dukungan Kebijakan Peningkatan Kesejahteraan dan Pembangunan Sumber Daya Manusia (BDKPKPSDM) di Kantor Sekretariat Wakil Presiden RI, Rabu (4/6/2025).
Rapat ini dipimpin langsung oleh Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Peningkatan Kesejahteraan dan Pembangunan Sumber Daya Manusia (BDKPKPSDM) Dadan Wildan dan turut dihadiri oleh Staf Khusus Wakil Presiden Ahmad Aditya.
Advertisement
Selain itu, pertemuan strategis ini juga dihadiri oleh perwakilan dari berbagai kementerian, yaitu Yudi Darma Direktur Diseminasi dan Pemanfaatan Sains dan Teknologi, Direktorat Jenderal Sains dan Teknologi Kemdiktisaintek, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Sahiron Syamsuddin Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag, serta Deputi I Kementerian Pemuda dan Olahraga Yohan.
Agenda utama rapat adalah penguatan koordinasi dan dukungan lintas kementerian dalam rangka menyukseskan International RoboSport Tournament 2025 yang akan diselenggarakan pada 25–29 Juni 2025 di Kota Surakarta, Jawa Tengah.
Ketua Umum PRSI Wahyu Hidayat menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menunjukkan komitmen mereka dalam mendukung event bergengsi tersebut.
"Ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kami sampaikan atas segala dukungan yang telah diberikan kepada kami. Semoga dukungan ini senantiasa menjadi penyemangat bagi kami kedepanya," ujar Wahyu melalui keterangan tertulis, Rabu (4/6/2025).
"Tentunya kami juga sangat berterima kasih kepada Sekretariat Wakil Presiden dan kementerian terkait yang telah memberikan dukungannya untuk menyukseskan International RoboSport Tournament 2025. Semoga dukungan-dukungan ini menjadi motivasi dan semangat bagi kami untuk mewujudkan acara ini dengan sebaik-baiknya," jelas dia.
Untuk diketahui, turnamen internasional ini diproyeksikan menjadi ajang prestisius yang tidak hanya menampilkan inovasi dan kemampuan teknologi robotika, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia di kancah global dalam bidang pengembangan sumber daya manusia dan robosport serta teknologi masa depan.
Bertemu Persatuan Robotika Seluruh Indonesia, Wapres Gibran Sampaikan Dukungan Penuh
Sebelumnya, Wakil Presiden atau Wapres Gibran Rakabuming Raka meminta Persatuan Robotika Seluruh Indonesia (PRSI) agar menjadikan riset dan pengembangan (R&D) sebagai program prioritas utama dalam pengembangan robotika nasional.
Permintaan tersebut disampaikan oleh Ketua Umum PRSI Wahyu Hidayat setelah melakukan audiensi dengan Wapres di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, pada Selasa 27 Mei 2025.
"Tadi Mas Wapres sempat sampaikan kaitannya mengenai R&D ya, untuk penelitian robotika juga, itu bisa menjadi program kerja," ujar Wahyu, yang disampaikan melalui keterangan tertulis, Selasa 27 Mei 2025.
Dia menyampaikan, Wapres Gibran Rakabuming Raka menilai, R&D adalah langkah strategis yang penting untuk mendorong kemandirian teknologi dan meningkatkan daya saing Indonesia di tengah kemajuan inovasi global.
"Penekanan pada pentingnya riset ini juga selaras dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan penguatan sains dan teknologi sebagai prioritas dalam pembangunan Indonesia," terang Wahyu.
Sampaikan Dukungan Penuh
Wahyu menambahkan, robotika merupakan salah satu bentuk inovasi masa depan yang memiliki nilai strategis dalam upaya mendorong kemajuan bangsa.
Dalam pertemuan tersebut, turut dibahas upaya penguatan olahraga robotika sebagai pendekatan edukatif untuk membangkitkan minat generasi muda terhadap teknologi.
"Kita juga mengkampanyekan mengenai olahraga robotika," kata Wahyu.
Menurut Wahyu, Wapres Gibran menyatakan dukungan penuh terhadap seluruh program kerja PRSI dan menyampaikan kesiapannya untuk membantu menyelesaikan berbagai tantangan yang dihadapi oleh organisasi.
"Mengenai program kerja PRSI ini, beliau (Wapres) menyampaikan akan men-support, baik itu dari yang menjadi kendala dari PRSI saat ini apa, mungkin bisa membantu untuk melancarkan program kerja kita," tutup dia.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal PRSI Dwi Nugroho Marsudianto menyebut, PRSI sedang mendorong agar olahraga robotika dapat diakui sebagai cabang olahraga resmi, baik di tingkat daerah maupun nasional.
"Jadi kita ingin olahraga robotika ini bisa diakui sebagai cabang olahraga dan juga nanti ke depannya bisa masuk di dalam kegiatan pekan olahraga nasional maupun pekan olahraga daerah seperti itu," kata Dwi.
Dwi juga mengungkapkan, Wapres Gibran sangat antusias terhadap pengembangan teknologi robotika dan kecerdasan buatan, khususnya dalam ranah pendidikan.
"Mas Wapres antusias dalam artian bahwa kita sampaikan tidak hanya olahraga saja, tapi untuk bagaimana pengembangan pendidikan AI dan robotik di Indonesia. Beliau sangat support," kata dia.
"Wapres juga menginformasikan bahwa kurikulum baru yang mencakup materi coding dan artificial intelligence akan diterapkan di sekolah-sekolah mulai tahun depan. Langkah ini diyakini akan memperkuat kapasitas talenta digital nasional dalam menyongsong visi Indonesia Emas 2045," tandas Dwi.