Liputan6.com, Jakarta Laporan terbaru berjudul “Crypto Market Sizing” yang diterbitkan pertukaran kripto Crypto.com mengungkapkan jumlah pemilik kripto secara global hingga 2022.
Dilansir dari Bitcoin.com, Kamis (26/1/2023), perusahaan menjelaskan analisis laporannya dilakukan menggunakan kombinasi data on-chain Bitcoin dan Ethereum, analisis survei, dan data internalnya sendiri.
Advertisement
Adopsi kripto pada 2022 mencapai tonggak sejarah baru, dengan jumlah pemilik kripto secara global mencapai 425 juta orang per Desember 2022. Jumlah keseluruhan pemilik kripto di seluruh dunia tumbuh sebesar 39 persen dari 306 juta menjadi 425 juta selama 2022.
Laporan tersebut juga menyoroti jumlah pemilik bitcoin dan ethereum. Pemilik Bitcoin (BTC) tumbuh sebesar 20 persen dari 183 juta pada Januari menjadi 219 juta pada Desember, terhitung 52 persen dari pemilik kripto secara global.
Sementara itu, pemilik Ethereum (ETH) tumbuh sebesar 263 persen dari 24 juta pada Januari menjadi 87 juta pada Desember, terhitung 20 persen dari pemilik kripto secara global.
Selanjutnya, tim peneliti menunjukkan tingkat pertumbuhan bulanan Ethereum lebih tinggi daripada Bitcoin sepanjang tahun kecuali pada bulan April.
Pendorong Kenaikan Pemilik Kripto
Pertumbuhan terkuat kepemilikan bitcoin pada 2022 terjadi pada April ketika Republik Afrika Tengah (CAR) menjadi negara kedua yang mengadopsi mata uang kripto sebagai alat pembayaran yang sah setelah El Salvador.
Selain itu, bank investasi global Goldman Sachs menawarkan pinjaman pertama yang didukung BTC pada bulan yang sama menunjukkan tanda-tanda lebih lanjut dari peningkatan minat pada kripto dari institusi Wall Street.
Perusahaan lain yang baru-baru ini melaporkan jumlah pemilik kripto global adalah Triple A. Perusahaan mengatakan Pada 2023, kami memperkirakan tingkat kepemilikan kripto global rata-rata 4,2 persen, dengan lebih dari 420 juta pengguna kripto di seluruh dunia.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.