Liverpool vs Chelsea di Liga Inggris, Jurgen Klopp Kirim Pesan untuk Pelatih The Blues

Manajer Liverpool Jurgen Klopp meminta Graham Potter untuk tak terlalu mempedulikan kritik jelang pertandingan tandang Chelsea melawan The Reds di Liga Inggris pada Sabtu (21/1/2023) malam WIB.

oleh Theresia Melinda IndrasariDiterbitkan 21 Januari 2023, 17:30 WIB
Jurgen Klopp telah merasakan empat laga final Liga Champions. Dari empat final itu, Klopp punya satu gelar juara yakni saat membawa Liverpool berjaya pada edisi musim 2018/2019 lalu. (AFP/Paul Ellis)

Liputan6.com, Jakarta - Manajer Liverpool Jurgen Klopp memberi pesan untuk Graham Potter jelang laga kandang melawan Chelsea di Liga Inggris, Sabtu (21/1/2023) malam WIB. Ia meminta Potter untuk tak terlalu mempedulikan kritik jika ingin memperbaiki keadaan di The Blues.

Seperti diketahui, Liverpool dan Chelsea saat ini sama-sama terpuruk di klasemen sementara Premier League. The Reds hanya mampu menghuni urutan sembilan dengan torehan 28 poin yang didapat dari 18 pertandingan.

Posisi The Blues bahkan tak lebih baik dibanding Liverpool. Mereka cuma bisa menempati peringkat 10 dengan koleksi 28 angka, meski telah memainkan satu laga lebih banyak dibanding calon lawannya. Kondisi ini tak pelak menjadi pukulan besar buat Potter.

Ia baru dipanggil untuk menggantikan Thomas Tuchel di Stamford Bridge pada September lalu. Namun, alih-alih membawa kejayaan, pelatih asal Inggris itu justru hanya memenangkan sembilan dari 20 pertandingan yang ia lakoni bersama Chelsea.

The Blues, di bawah racikannya, tertinggal sepuluh angka dari Newcastle United yang menempati posisi top four. Mereka juga harus mengejar defisit 19 poin jika ingin menyaingi Arsenal yang saat ini nyaman bertengger di puncak klasemen.

Walau begitu, Klopp meminta Potter agar tak terlalu berada di bawah tekanan jelang pertemuannya dengan sesama tim terluka. Pelatih yang pernah mengantar Liverpool menjadi juara Liga Champions 2018/2019 itu meminta lawannya untuk tak menghiraukan kritik.

“Saya tidak membaca terlalu banyak (komentar). Masalah Graham adalah dia orang Inggris, jadi dia melihat lebih banyak (kritik),” tutur Klopp dalam konferensi pers pra pertandingan melawan Chelsea, seperti dilansir dari Metro.


Banyak Pengawasan

Pada musim ini, performa Liverpool tidak terlalu menggembirakan. Sorotan tajam pun mengarah ke pelatih mereka, Jurgen Klopp. Meski diprediksi belum akan kehilangan kursinya dalam waktu dekat, manajer asal Jerman tersebut perlu segera membalikkan keadaan. (AFP/Paul Ellis)

Klopp sebenarnya bukan tak pernah menerima tekanan selama menjalani karier kepelatihan. Ia juga mengaku sempat mendapat banyak pengawasan ketika pertama kali ditunjuk untuk menangani raksasa Liga Inggris sekaliber The Reds.

Kendati demikian, juru taktik asal Jerman memilih enggan memusingkan ukuran klub. Ia pun berharap Potter dapat melakukan hal serupa, sebab eks pelatih Brighton & Hove Albion itu pada dasarnya merupakan manajer top.

Lanjut Baca:

“Hal terbaik yang saya lakukan adalah mengabaikan ukuran klub. Saya menyadarinya kemudian ketika saya pergi ke luar negeri. Potter tidak membutuhkan nasihat, (dia adalah) pelatih top,” ujar Jurgen Klopp untuk calon lawannya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya