Liputan6.com, Jakarta- Pendaftaran calon ketua umum dan wakil ketum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) mulai memanas. Pada Minggu (15/1/2023) ada dua kandidat potensial yang resmi menyerahkan berkas. Erick Thohir resmi mencalonkan diri sebagai caketum. Sedangkan Ratu Tisha Destria mencoba peruntungan maju sebagai calon wakil ketua umum.
Erick Thohir tiba di kantor PSSI, GBK Arena, pada pukul 11.00 WIB, tak lama berselang Ratu Tisha juga muncul di lokasi. Kedua calon ketua umum dan calon wakil ketua umum ini kompak berjaket merah. Mereka pun sama-sama menyerahkan formulir pendaftaran.
Advertisement
Majunya Erick Thohir dan Ratu Tisha sebagai calon ketum dan waketum PSSI mendapat sambutan hangat pecinta bola di media sosial. Nama keduanya langsung trending di Twitter.
"Gaet Ratu Tisha, Pak @erickthohir. Dia bisa banyak membantu untuk bersih-bersih, dan bikin PSSI bisa berjalan lebih kencang," tulis pegiat media sosial Zulfikar Akbar.
"Semoga beruntung pak! Setuju kalo Ketum PSSI : Erick Tohir, Waketum PSSI : Ratu Tisha," tulis warganet lainnya.
Keduanya memang bukanlah nama baru di dunia sepak bola dan olahraga di Indonesia. Erick Thohir yang sekarang menjabat menjadi menteri BUMN di Kabinet Jokowi, juga tergabung anggota di Komite Olimpiade Internasional (IOC).
Erick Thohir
Kecintaannya pada dunia sepak bola terlihat sebagaimana Erick memiliki klub Liga Inggris Oxford United, dan pernah memiliki saham di klub besar Italia, Inter Milan.
"Sebagai anak bangsa, saya terpanggil untuk mengubah keadaan. Membuat yang bengkok menjadi lurus," ujar Erick Thohir saat ditemui di GBK, Minggu (15/1).
Erick juga menyampaikan pentingnya menciptakan ekosistem dalam mendukung sepak bola di Indonesia. "Yang dibutuhkan PSSI untuk maju hari ini adalah nyali untuk menerobos keterbatasan, dan berani menciptakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan industri sepak bola nasional."
Ratu Tisha
Sementara Ratu Tisha merupakan lulusan program FIFA Master yang diselenggarakan oleh Federasi Sepak Bola Internasional di Inggris, Italia dan Swiss.
Wanita kelahiran Jakarta 30 Desember 1985 itu mengawali kiprahnya di sepak bola sebagai manajer tim sepak bola di SMA 8 Jakarta.