BNI Sekuritas Incar 20 Ribu Nasabah Ritel Baru di 2023

BNI Sekuritas juga akan aktif mencuil peluang dari banyaknya aksi initial public offering (IPO) di 2023.

oleh Pipit Ika Ramadhani diperbarui 07 Jan 2023, 17:22 WIB
PT BNI Sekuritas (BNIS) salah satu perusahaan anak dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk menggelar workshop tentang Perkembangan Kondisi Usaha Jalan Tol 2022.  (Foto: BNI Sekuritas)

Liputan6.com, Jakarta Seiring dengan proyeksi jumlah investor domestik yang terus meningkat, BNI Sekuritas memperkirakan jumlah nasabah ritel akan bertambah menjadi 200 ribu pada 2023, dengan rata-rata transaksi equity per hari mencapai Rp 628 miliar.

Direktur Utama BNI Sekuritas Agung Prabowo mengatakan, pertumbuhan nasabah dan rata-rata transaksi akan didorong oleh segmentasi milenial yang saat ini mendominasi investor pasar modal.

“Tahun 2023, dengan perkiraan jumlah investor yang terus meningkat, kami memperkirakan jumlah nasabah BNI Sekuritas juga terus meningkat. Tentunya kami juga terus menyediakan inovasi guna menggaet calon nasabah baru,” terang Agung dalam keterangan resmi, Sabtu (7/1/2023).

Bersamaan dengan itu, BNI Sekuritas juga akan aktif mencuil peluang dari banyaknya aksi initial public offering (IPO) di 2023.

Sebagai kilas balik, pada 2022 BNI Sekuritas membantu sukseskan sejumlah perusahaan untuk menggelar IPO.

Di antaranya PT Teladan Prima Agro Tbk (TLDN), PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA), dan PT Tera Data Indonusa Tbk (AXIO).

“Transformasi bisnis BNI Sekuritas tahun 2023 difokuskan dalam hal kerjasama dengan perusahaan-perusahaan tingkat regional, top tier investor, dan kolaborasi digital BIONS. Saat ini, aplikasi BIONS sudah terintegrasi dengan mobile banking BNI, yang akan memudahkan nasabah untuk bertransaksi,” imbuh Agung.

 

 

Tag Terkait

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya