Liputan6.com, Lusail- Final Piala Dunia 2022 yang mempertandingkan Argentina melawan Prancis bakal digelar di stadion Lusail Iconic, Minggu (18/12/2022)). Dua tim terbaik di Piala Dunia akan bertarung untuk menjadi juara.
Final Piala Dunia Qatar ini juga kerap dikaitkan dengan duel antara Lionel Messi melawan Kylian Mbappe. Bintang Argentina dan Prancis ini satu tim di PSG, tapi kini jadi lawan.
Advertisement
Pelatih Argentina, Lionel Scaloni mengatakan duel ini merupakan duel antar tim bukan sekadar individu. Dia mengatakan banyak pemain yang terlibat, bukan sekadar dua megabintang PSG itu.
"Duel nanti Argentina melawan Prancis, ini lebih dari sekadar Messi melawan Mbappe. Kami tentu berharap pertandingan bisa kami menangkan," katanya seperti dikutip Marca.
"Banyak pemain yang bisa menentukan pertandingan final nanti."
Duel melawan Prancis bakal menjadi duel terbesar buat Lionel Scaloni. Setelah memenangkan Copa America 2021 dan finalissimo, eks pemain Deportivo La Coruna juga ini juga inginkan Piala Dunia di kabinet prestasinya.
Komentari Wabah Flu Prancis
Scaloni juga ditanyai terkait wabah flu yang mendera skuad Prancis jelang laga final nanti. Dia mengaku tak tahu betul kebenaran soal itu karena dia juga memang hanya fokus dengan tim.
"Terkait virus yang menyerang pemain Prancis, saya tak bisa bicara apa-apa karena belum ada yang resmi," kata Scaloni.
"Kami mempersiapkan pertandingan terkait bagaimana mereka akan main dan bagiaman kami ingin main."
Kesulitan Tiket
Piala Dunia 2022 Qatar tidak hanya menampilkan duel yang menarik, tapi juga ada banyak masalah di dalamnya. Salah satunya yaitu kesulitan dapat tiket yang dialami fans Maroko saat melawan Portugal.
Fans Argentina pun dikabarkan kesulitan untuk menonton duel final nanti. Dikhawatirkan fans Argentina masuk stadion tanpa tiket resmi.
"Saya prihatin, ini sesuatu yang di luar kekuatan kami. Saya ingin fans ada di sana, stadion punya kapasitas," kata Scaloni.
"Saya berharap sebagian besar fans bisa masuk dan bersenang-senang. Kami punya fans terbaik di dunia dan karena satu atau lain alasan mereka butuh kesenangan dan kami akan berikan kepada mereka."